Berita Kota Batu

Kamar ODGJ di Kota Batu Luluh Lantak Dilalap Api, Kebakaran Diduga Berasal dari Puntung Rokok

Kamar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Batu luluh lantak dilalap di jago merah, kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang menyala.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/PMK Kota Batu
Petugas pemadam kebakaran padamkan api di kamar yang dihuni oleh Jumadi, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jalan Cemara Kipas, Desa Sidomulyo, Kota Batu, Selasa (12/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Kamar yang dihuni oleh Jumadi, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jalan Cemara Kipas, Desa Sidomulyo, Kota Batu, terbakar, Selasa (12/4/2022).

Sebelum api meluluhlantakkan bangunan kamar, Jumadi telah diselamatkan terlebih dahulu.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batu menerjunkan satu unit mobil pompa dan dua unit mobil suplai air untuk menangani insiden itu. Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 14 personel.

Kabid Pencegahan Kebakaran DPKP Kota Batu, Santoso Wardoyo menuturkan, laporan didapat dari anggotanya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Kamar yang terbakar memiliki luas 7,5 meter persegi.

Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat menjinakkan api, sehingga tidak merambat ke rumah induk milik Bahtiar Eko Yunianto.

"Setelah ada laporan masuk, kami bergegas ke lokasi. Beruntung segera diatasi sehingga tidak merembet lebih luas lagi. Kerugian sekitar Rp 50 juta,” kata Santoso Wardoyo, Selasa (12/4/2022).

Ia mengatakan, titik api bersumber dari kamar yang dihuni Jumadi. Kobaran api diduga kuat berasal dari puntung rokok yang masih menyala.

"Dari kajian tim diperkirakan dari puntung rokok yang masih menyala. Kemungkinan penghuni tertidur dan bara rokoknya menyambar barang-barang yang berserakan. Memang banyak sampah berserakan di kamarnya," terang Santoso Wardoyo.

Tidak sampai satu jam, petugas telah berhasil memadamkan api.

Santoso mengingatkan agar puntung rokok dibuang lalu diinjak untuk memastikan api sudah padam. Selain itu, untuk menghindari potensi kebakaran dari korsleting listrik, ia juga menyarankan agar peralatan elektronik dinonaktifkan dengan benar.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved