Berita Surabaya

Bekas Kebakaran 3 Tahun Lalu Belum Direnovasi, Rumah di Embong Kaliasin Surabaya Terbakar Lagi

Bekas kebakaran 3 tahun lalu belum sempat direnovasi, rumah di Embong Kaliasin Surabaya terbakar lagi untuk kedua kali, kerugian Rp 500 juta.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Kondisi puing-puing kusen atap rumah Irwanto Lukman, di Jalan Embong Wungu nomor 16, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, yang terbakar, pada Minggu (17/4/2022) sore. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah rumah dua lantai di Jalan Embong Wungu nomor 16, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, kembali terbakar pada Minggu (17/4/2022) pukul 15.05 WIB. 

Kobaran api menghanguskan tiga ruangan utama di dalam rumah yang dihuni oleh keluarga Irwanto Lukman itu. 

Dua kamar tidur, yang berbatasan langsung dengan teras utama rumah. Dan, sebuah ruang keluarga yang biasa digunakan untuk makan bersama. 

Insiden kebakaran ini diakui Irwanto Lukman, merupakan kebakaran yang dialaminya untuk kedua kali. 

Tiga tahun silam, tepatnya pada Sabtu (21/9/2019), lantai dua rumahnya yang biasa digunakan sebagai tempat ibadah, sekaligus menyimpan barang antik, lebih dulu ludes terbakar. 

"Iya dulu pernah kebakaran. Sekarang beda bangunan," ujar pria yang memakai kaus oblong warna biru dongker tersebut, kepada TribunJatim.com, di lokasi. 

Berbeda dengan insiden kebakaran pada tiga tahun lalu, Lukman menduga, penyebab kebakaran kali ini karena korsleting listrik di bagian atap yang terdapat di langit-langit bangunan tiga ruangan yang terbakar. 

Apalagi, ia sempat mendengar suara gemeretak seperti suara letupan listrik yang korslet. 

Kemudian, saat dirinya memeriksanya, ternyata asap putih tebal telah menyeruak keluar melalui celak-celah atap bangunan rumahnya. 

"Saat saya turun plafon sudah merah-merah bara, lalu saya suruh keluar semua. Dan sempat surat-surat (penting) saya bawa keluar," jelasnya. 

Ia memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka. 10 orang penghuni rumah, terdiri dari anak-anaknya, keponakan, dan adiknya, berhasil menyelematkan diri sebelum kobaran api kian membesar. 

Mengenai kerugian, Lukman sejatinya enggan membahasnya. Selama seluruh anggota keluarganya selamat, ia sudah bersyukur. 

Namun, Lukman memperkirakan kerugian akibat kebakaran yang terjadi kali ini, sekitar Rp 500 juta. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved