Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ramadan 2022

Tidur Setelah Sahur Bisa Bikin Asam Lambung Naik dan Perut Buncit? Simak Waktu Ideal untuk Tidur

Tahukah kamu bahwa tidur setelah sahur bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Lantas, kapan waktu ideal tidur setelah sahur?

mnn.com via Tribun Manado
Ilustrasi tidur setelah sahur. 

TRIBUNJATIM.COM - Satu di antara aktivitas yang kerap dijumpai ketika Ramadan tiba adalah sahur.

Namun, kebanyakan masyarakat setelah makan sahur langsung tidur.

Tahukah kamu bahwa tidur setelah sahur bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Lantas, kapan waktu ideal tidur setelah sahur?

Simak penjelasannya dilansir dari Kompas.com, Senin (18/4/2022).

Baca juga: 5 Ide Menu Buka Puasa Sehat Ramadan 2022: Shawarma Ayam Rendah Lemak hingga Kurma Fudge

Dilansir dari laman Universitas Airlangga (Unair), langsung tidur setelah makan akan menimbulkan gangguan kesehatan seperti peningkatan asam lambung dan penimbunan lemak.

Waktu untuk tidur setelah sahur

Waktu ideal untuk tidur setelah sahur, tergantung dari jenis makanan yang baru saja masuk ke dalam tubuh.

Dikutip dari Live Science, jika makanan berupa protein, karbohidrat, dan sayuran, maka membutuhkan kurang lebih 3 jam bagi sistem pencernaan untuk mencerna dengan sempurna.

Oleh karena itu, jika sahur selesai pukul 04.00 WIB, maka tunggulah hingga pukul 07.00 WIB untuk kembali tidur.

Sementara itu, dilansir dari PharmEasy, tubuh paling nyaman mencerna makanan dalam posisi tegak.

Posisi ini akan mempermudah kinerja dari sistem pencernaan.

Tubuh juga membutuhkan waktu sedikitnya 2 jam untuk bisa mencerna makanan.

Durasi ini, makanan mulai bergerak ke usus kecil dan kemungkinan untuk mengalami berbagai masalah pencernaan menjadi berkurang.

Adapun untuk menyiasati rasa kantuk usai santap sahur, ahli gastroenterologi dr Ari Fahrial Syam menyarankan untuk beristirahat dengan posisi tubuh setengah duduk dan bantal yang ditinggikan sebagai sandaran.

"Istirahat setengah duduk dengan bantal yang ditinggikan," kata dia, dikutip dari laman Unair via Kompas.com.

Ilustrasi tidur setelah sahur
Ilustrasi tidur setelah sahur (ISTIMEWA)

Bahaya tidur langsung setelah sahur

Masih dari sumber yang sama, berbaring atau bahkan tidur setelah sahur bisa menyebabkan isi perut kembali naik ke kerongkongan.

Hal itu bisa memicu terjadi gastroesophageal reflux disease atau GERD dan efek perut mulas.

Selain gangguan pencernaan di atas, tidur langsung setelah menyantap makanan juga berpotensi besar menambah berat badan.

Berikut ulasan selengkapnya, sebagaimana dilansir dari laman Unair:

Baca juga: Menu Sahur Nabi Muhammad SAW Menurut Penjelasan dr Zaidul Akbar, Kurma Bikin Kenyang Lebih Lama?

1. Peningkatan asam lambung

Ari mengungkapkan, langsung tidur setelah sahur sangat tidak direkomendasikan bagi orang normal.

Langsung tidur setelah sahur juga tidak disarankan bagi penderita maag atau penyakit asam lambung (GERD).

Pasalnya, saat berada di posisi berbaring, makanan yang belum dicerna secara optimal akan kembali ke kerongkongan dan membawa asam lambung.

Asam lambung di kerongkongan inilah yang akan menimbulkan iritasi atau luka pemicu maag.

2. Gangguan pencernaan

Posisi berbaring saat tidur bisa menghambat proses pengosongan lambung.

Jika kondisi ini terus terjadi, imbuh Ari, seseorang akan rentan mengalami gangguan pencernaan.

Adapun beberapa jenis gangguan yang muncul, bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan agar proses pencernaan menjadi lebih lancar.

Baca juga: 7 Cara Menurunkan Berat Badan Selama Puasa Ramadan 2022, Pastikan Sahur hingga Tidur yang Cukup

3. Penimbunan lemak

Tidur hanya membutuhkan sedikit energi, sehingga makanan yang masuk saat sahur tidak digunakan untuk beraktivitas.

Akibatnya, lebih banyak makanan yang tertimbun menjadi lemak dan memicu perut buncit serta obesitas.

"Kondisi ini menyebabkan seseorang rentan mengalami perut buncit ataupun obesitas jika langsung tidur setelah sahur," pungkasnya.

Baca artikel Ramadan 2022 lainnya

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved