Berita Kota Malang

Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru di Jalanan Malang Banyak Diminati, Sehari Jual Rp 4 Juta

H-10 jelang Lebaran, jasa penukaran uang baru di jalanan Kota Malang makin banyak diminati. Sehari bisa jual sampai Rp 4 juta.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Jasa penukaran uang baru yang berada di sekitar Alun-alun Kota Malang, Jumat (22/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jasa penukaran uang baru di jalanan Kota Malang semakin banyak diminati masyarakat pada H-10 Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Dari pantauan Tribun Jatim Network pada Jumat (22/4/2022), jasa penukaran uang baru ini bisa ditemukan di sejumlah ruas-ruas jalan di Kota Malang.

Yang paling banyak, berada di sekitaran Alun-alun Kota Malang, Jalan Merdeka, hingga ke daerah pecinan dan sekitarnya.

Hariri, satu di antara jasa penukaran uang baru mengaku, mendekati Lebaran ini, semakin banyak masyarakat yang ingin menukarkan uang baru.

Dalam sehari, pria berambut cepak itu, mampu menjual hingga Rp 4 juta uang baru.

"Ini kan 10 hari menjelang Lebaran, biasanya mulai ramai. Kemarin saja, saya bisa menjual sampai Rp 4 juta," ucapnya, Jumat (22/4/2022).

Beragam jenis uang pecahan dimiliki oleh pria yang sejak tahun 2017 lalu itu, mulai membuka jasa penukaran uang baru saat Lebaran

Mulai dari pecahan Rp 2.000, Rp 5.000 hingga Rp 10.000 dan Rp 20.000 dia sediakan sesuai kebutuhan para konsumen.

Dalam transaksinya, setiap konsumen yang ingin menukarkan uang baru, dia mengambil keuntungan sebesar 10 persen dari hasil penjualan.

"Biasanya saya jualnya ini per bandel dan per Rp 100 ribu. Itu tergantung konsumen, maunya yang mana. Tapi yang jelas nanti saya ambil keuntungan 10 persen," ujarnya.

Keuntungan 10 persen yang diambil ini kata Hariri, sebagai uang pengganti untuk menunggu konsumen datang dan untuk menghitung uang.

Meski kini mulai ramai, ketidakpastian kondisi cuaca dikhawatirkan oleh Hariri saat membuka jasa penukaran uang di pinggir jalan.

Hujan yang kerap mengguyur Kota Malang pada sore hari, menjadi kendala Hariri dan para jasa penukaran uang yang lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved