Berita Kota Malang

Satpol PP Kota Malang Amankan 6 Pasangan Bukan Suami Istri di Kos, Ada Mahasiswa Kampus Ternama

Gelar razia gabungan di bulan Ramadan, Satpol PP Kota Malang mengamankan enam pasangan bukan suami istri dan 41 minuman beralkohol ilegal.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Enam wanita dari pasangan bukan suami istri saat diamankan dan diperiksa oleh Satpol PP Kota Malang, Minggu (24/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Enam pasangan bukan suami istri terjaring razia gabungan yang digelar Satpol PP Kota Malang, Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang dan Denpom V/3 Malang, Sabtu (23/4/2022) malam hingga Minggu (24/4/2022) dini hari.

Tidak hanya mengamankan enam pasangan bukan suami istri yang asyik di kamar kos, petugas juga menemukan 41 minuman beralkohol (minol) ilegal.

Rombongan petugas menyisir ke beberapa lokasi, yang dilaporkan beroperasi di luar ketentuan yang telah diatur berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 18 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Kegiatan di Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1443 Hijriyah Tahun 2022.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan, operasi itu dilaksanakan berdasarkan informasi, aduan, dan laporan dari masyarakat.

Dari informasi tersebut, ada beberapa tempat karaoke dan hiburan malam yang tetap buka di bulan Ramadan, dengan tidak mengindahkan aturan yang ada.

"Kami langsung menyasar beberapa titik dari informasi yang ada. Seperti di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Soekarno Hatta. Tapi, saat kami tiba di lokasi, tempat tersebut memang sudah tutup," ujar Rahmat Hidayat kepada TribunJatim.com.

Setelah itu, petugas menyisir ke Jalan Piranha Atas untuk mencari tempat-tempat berjualan alkohol. Dari hasil penyisiran, petugas berhasil menemukan satu toko yang menjual berbagai jenis minuman beralkohol (minol) yang masuk dalam golongan B dan C. Dari toko tersebut, total ditemukan sekitar 41 botol minuman beralkohol.

"Saat kami cek, toko tersebut tidak memiliki izin menjual minuman tersebut. Sehingga, kami menyita 41 minol yang ada, dan pemilik kami kenakan Tipiring. Sesuai dengan Perda Kota Malang Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol," jelasnya.

Setelah dari lokasi tersebut, petugas kembali melakukan penyisiran dan mendatangi satu rumah kos yang dicurigai dihuni oleh pasangan bukan suami istri. Rumah kos tersebut terletak di Jalan MT Haryono, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

"Kami mendapati ada enam pasangan bukan suami istri yang berada di dalam kamar kos. Dan satu pasangan di antaranya, merupakan pasangan mahasiswa salah satu kampus ternama di Kota Malang," terangnya.

Dari pengakuannya ke petugas, sejoli itu sudah tinggal dan hidup bersama di kos tersebut lebih kurang sekitar tiga bulan.

Atas perbuatannya, para pasangan bukan suami istri tersebut dikenakan hukuman sesuai Perda Kota Malang Nomor 8 Tahun 2005 Tentang Larangan Tempat Pelacuran dan Perbuatan Cabul serta Perda Kota Malang Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan.

"Selanjutnya, para pelanggar akan menjalani sidang Tipiring, dan dari majelis hakim yang akan memutuskan. Untuk para pasangan yang kami amankan itu, diancam dengan hukuman kurungan maksimal tiga bulan dengan denda maksimal Rp 10 juta," bebernya.

Rahmat Hidayat menambahkan, pihaknya akan terus menggelar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) ini secara berkala.

"Tentunya, sesuai dengan kebutuhan, serta berdasarkan adanya informasi, aduan dan laporan dari masyarakat. Terkait hal-hal yang melanggar aturan maupun yang telah meresahkan, dan menimbulkan gangguan kamtibmas di masyarakat," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Baca berita tentang Kota Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved