Berita Jember

Mulai Terlihat Kenaikan Jumlah Penumpang di Terminal Tawangalun Jember Jelang Masa Mudik Lebaran

Mulai terlihat kenaikan jumlah penumpang di Terminal Tawangalun Jember menjelang masa mudik Lebaran 2022. Dibanding tahun lalu naik signifikan.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Wahyunik
Penumpang bus di Terminal Tawangalun Jember, Selasa (26/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Jelang Lebaran 2022, jumlah penumpang bus di Terminal Tipe A Tawangalun Jember meningkat.

Meskipun jika dipantau di Terminal Tawangalun Jember, lonjakan tersebut tidak terlihat mencolok, namun dari data harian yang dihimpun oleh pihak terminal, terlihat kenaikan jumlah penumpang.

Kepala Terminal Tipe A Tawangalun Jember, Pudjiono mengatakan, dibandingkan menjelang Lebaran tahun lalu, saat ini terjadi lonjakan jumlah penumpang.

"Jelas ada kenaikan jika dibandingkan tahun lalu. Karena tahun lalu ada pembatasan, dan larangan mudik. Sedangkan sekarang kan tidak, meskipun kami tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19," ujar Pudjiono kepada Tribun Jatim Network, Selasa (26/4/2022).

Berdasarkan data yang dicatat oleh petugas Terminal Tawangalun Jember, pada H-7 Lebaran atau 25 April 2022 kemarin, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Tawangalun mencapai 635 orang.

"Sementara pada H-7 Lebaran tahun 2021, berdasarkan data, penumpang yang berangkat dari sini hanya dua orang. Jadi kan kenaikannya berlipat-lipat," kata Pudjiono.

Sementara jumlah armada yang melayani penumpang pada H-7 dari terminal keberangkatan sebanyak 137 unit. Tahun lalu, di H-7 Lebaran hanya satu unit armada yang beroperasi.

Sementara itu, penumpang yang datang melalui Terminal Tawangalun Jember pada H-7 Lebaran 2022 sebanyak 216 orang, dengan jumlah armada 52 unit bus. Tahun 2021 di H-7 Lebaran, jumlah penumpang yang datang di Terminal Tawangalun sebanyak 48 orang, dengan jumlah armada sembilan unit bus.

Terkait puncak arus mudik untuk Lebaran 2022 ini, kata Pudjiono, diprediksi terjadi mulai H-3 hingga H-1 Lebaran.

Pudjiono menambahkan, untuk masa angkutan Lebaran 2022 ini, pihak Terminal Tawangalun Jember menyiapkan posko layanan kesehatan. Posko tersebut menjadi tempat pemeriksaan kesehatan penumpang, dan kru bus.

"Juga ada layanan vaksinasi Covid-19, juga rapid test antigen," imbuhnya.

Pudjiono menyebut, penumpang yang masih mendapatkan suntikan pertama dan kedua vaksin Covid-19, maka harus menyertakan surat keterangan negatif Covid-19, yang dibuktikan dengan hasil rapid test antigen atau PCR. Sedangkan mereka yang sudah mendapatkan suntikan lengkap vaksin Covid-19, maka tidak perlu menyertakan surat keterangan negatif Covid-19.

Sementara itu, seorang kondektur bus non ekonomi (Patas) rute Jember-Surabaya, Hafid Anwar menambahkan, untuk puncak penumpang di masa mudik Lebaran diprediksinya terjadi pada Sabtu (30/4/2022) mendatang.

"Kemungkinan banyak penumpang pada Sabtu nanti, kalau Lebarannya jatuh pada Senin (2/5/2022). Kalau sekarang ya masih landai saja," ujar Hafid.

Meskipun sudah ada sedikit tambahan penumpang jika dibandingkan hari biasanya. Jika hari sebelum masa angkutan Lebaran berlangsung, dia hanya mengangkut tiga orang dari Terminal Tawangalun untuk satu kali keberangkatan. Dua hari terakhir, armadanya bisa mengangkut tujuh hingga 15 orang dari Tawangalun.

Biasanya jumlah penumpang akan bertambah di luar terminal. Sebab tidak sedikit, calon penumpang bus naik dari area luar terminal, atau di tepi jalan sepanjang rute bus Jember-Surabaya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Jember

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved