Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Madura

SD di Sumenep Tanpa Kepala Sekolah, Guru Kebingungan: Keluarkan Ijazah Butuh Tandatangan Kepsek

Mengkutip pepatah lama, bagai anak kehilangan induknya. Begitulah yang dirasakan para guru di sejumlah sekolah khususnya Sekolah Dasar (SD) di Kabupat

TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
ILUSTRASI guru kebingungan sekolah dibiarkan tanpa kepala sekolah 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUJATIM.COM, SUMENEP - Mengkutip pepatah lama, bagai anak kehilangan induknya. Begitulah yang dirasakan para guru di sejumlah sekolah khususnya Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep, Madura.

Para guru SD merasa kebingungan karena melakukan aktivitas tanpa seorang pimpinan sebagai penentu kebijakan.

Apalagi pasca Ujian Sekolah (US) saat ini sosok kepala sekolah sebagai leading sektor sekolah sangat dibutuhkan.

"Hanya berharap banyak, agar segera untuk diterbitkan SK Plt untuk sekolah karena sebentar lagi kami harus mengeluarkan ijazah dan itu butuh tandatangan kepala sekolah," curhat salah satu guru SD di bawah naungan Disdik Sumenep yang enggan di sebutkan namanya, Kamis (26/5/2022).

Selain itu lanjutnya, sekolah juga harus segera mencairkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) siswa yang sampai hari ini sudah dipertanyakan oleh wali murid di sekolah.

Baca juga: Heboh Sumbangan Jadi Pungutan di SMA Negeri 1 Gresik, Wali Murid Tempel Bukti Percakapan di Pohon

"Bukan hanya ijazah pak, pencairan PIP dan pencairan dana BOS sekolah juga nunggu kepala sekolah baru," keluhnya.

Telatnya penerbitan SK tersebut, tentu sangat berdampak pada banyak masalah yang harus diselesaikan segera termasuk sekolah saat ini dihadapkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sebentar lagi akan dimulai.

"Sebentar lagi PPDB, kita harus mempersiapkannya dengan matang karena ini menyangkut gawainya sekolah setiap tahun, kami berharap agar secepatnya ada pengganti kepala sekolah baru di sekolah kami," harapnya.

Informasi yang dihimpun TribunMadura.com, ada puluhan sekolah saat ini yang kosong dan tidak ada kepala sekolahnya.

Bahkan ada yang sudah purna tugas dan kenak mutasi beberapa bulan yang sampai saat ini belum ada pengganti baru di sekolah tersebut.

Baca juga: Asyik Bermain Air Banjir Rob, Seorang Anak di Gresik Tiba-tiba Menangis, Ternyata Kaki Dipatok Ular

Salah satunya, seperti di SDN Ambunten Barat 1, Ambunten Barat III, SDN Bilis- bilis III Tamba Agung Ares, Campor Barat, SDN Angkatan IV dan Ada puluhan sekolah lain  baik daratan dan kepulauan yang saat ini menanti SK PLT.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep saat dihubungi mengaku soal SK Plt sudah diusulkan dan masih dalam proses untuk diterbitkan.

Namun, untuk lebih detailnya diminta untuk menghubungi bawahannya yakni pada Kabid GTK Disdik Sumenep, Sunarto.

Saat dikonfirmasi media ini mengaku masih ada di luar kota Sumenep dan sedang ada Diklat.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved