Berita Blitar
Cinta Segitiga Siswi SMP dan 2 Kakek, Pelaku Debat Siapa Duluan Mencabuli, Terjadi saat Listrik Mati
Seduka apapun akhir sebuah cinta itu selalu menyisakan cerita unik di baliknya. Begitu juga, cinta segitiga yang melibatkan dua kakek yang asal Desa
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Imam Taufiq
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Seduka apapun akhir sebuah cinta itu selalu menyisakan cerita unik di baliknya. Begitu juga, cinta segitiga yang melibatkan dua kakek yang asal Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar ini.
Meski salah satu kakek itu, Bd sudah tiada karena diduga tewas bunuh diri dan yang satu sudah ditahan di Polres Blitar, Sry, namun selalu ada cerita 'baru' yang sepertinya. Selalu membuat warga penasaran.
Terutama, saat terungkapnya kasus itu pertama kali atau ketika diketahui korban telah hamil.
Dan saat ini usia kandungannya sudah delapan bulan. Saat itu, kedua kakek yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban langsung dipanggil ke rumah korban.
Itu bulan April 2022 lalu. Di rumah korban, selain ada orangtuanya juga didampingi perangkat desa.
Baca juga: Kisah Asmara Segitiga Siswi SMP dan 2 Kakek di Blitar, Kematian Seorang Pelaku Bongkar Semuanya
Begitu korban mengaku kalau berbadan dua akibat perbuatan dua pria di depannya itu, kedua kakek itu langsung membisu dan mengakuinya.
Cuma, yang agak mengherankan, meski mereka tak bisa berkelit namun sempat eyel-eyelan. Terutama, tak mau dituduh yang lebih dulu berbuat begituan. Akhirnya, atas kronologis yang disampaikan gadis kelas 1 SMP itu, Bd, yang rumahnya sebelah kanan rumah korban, tak bisa membantah.
"Korban mengaku kalau yang pertama kali melakukan gituan adalah dia (Bd). Sedang, pelaku satunya (Sry)melakukannya sehabis dia. Dari pengakuan korban sendiri, akhirnya keduanya terdiam. Mereka yang semula sempat eyel-eyelan karena mengelak dikatakan yang lebih dulu, tak bisa bantah," tutur sumber ditemui di rumah korban Senin (6/6/2022) siang.
Senin siang itu, rumah Bd, terlihat sepi, bahkan pintu rumahnya tertutup rapat. Entah anak dan istrinya ke mana, namun sejak ditemukan mayat Bd, yang sudah membusuk, Rabu (01/06/2022) siang, rumahnya selalu tertutup.
Dari klarifikasi bertiga, yaitu korban dan dua pelakunya, perbuatan tak senonoh yang dilakukan Bd, itu terjadi di saat listrik padam pada malam hari.
"Di desa itu kan kalau listrik padam cukup lama," paparnya.
Bahkan, yang menarik, meski kedua kakek itu menyadari kalau dirinya harus berebut perhatian korban namun sepertinya mereka siap bersaing.
Cinta mereka sepertinya sudah buta, sehingga tak peduli meski mereka juga sama-sama sering memergoki. Makanya, akhir-akhir ini mereka saling mencuri kesempatan.
Misalnya, Bd punya kesempatan lebih leluasa karena rumahnya berdekatan dengan rumah korban. Namun, Sry yang dikenal sebagai tokoh masyarakat di desa itu juga tak kalah trik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-siswi-smp-hamil_20180523_184521.jpg)