Berita Gresik

Fasilitasi Pria Nikah dengan Domba, Anggota DPRD Gresik Minta Maaf: Hanya Konten agar Banyak Like

Video pria menikah dengan seekor domba viral di media sosial. Pernikahan itu digelar di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng milik Nur Hudi Didin Arianto yang

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Willy Abraham
Anggota DPRD Gresik Nur Hudi Didin Arianto berikan klarifikasi soal pria nikah dengan domba 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Video pria menikah dengan seekor domba viral di media sosial. Pernikahan itu digelar di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng milik Nur Hudi Didin Arianto yang juga anggota DPRD Gresik.

Dalam video tersebut juga terlihat anggota DPRD Gresik lainnya, Muhammad Nasir.

Nur Hudi merupakan anggota DPRD Gresik dari fraksi NasDem. Pria asal Benjeng ini menyampaikan permohonan maaf. Video pernikahan pria dengan domba sebenarnya hanya konten TikTok semata.

Pernikahan seorang pria bernama Saiful Arif (44) yang disebut Satrio Paningit dengan seekor domba betina yang disebut Sri Rahayu binti Bejo adalah konten semata.

Pernikahan itu digelar di Pesanggrahan Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu (5/6/2022) sore. 

Nur Hudi Didin Arianto mengatakan, bahwa Arif adalah seorang konten kreator. Membuat konten youtube dan TikTok. Tujuan awal konten pria nikah dengan domba untuk mengangkat engagment atau kunjungan dan demi mendapatkan like yang banyak. 

Baca juga: Seusai Buat Heboh, Pemilik Konten Pria Nikah dengan Domba di Gresik Bikin Klarifikasi: Keceplosan

"Di awal sudah saya sampaikan ke teman-teman, kepada kyai, ini hanya konten supaya mendapat like yang banyak. Proses disitu sudah saya pesan jangan sampai ada menggunakan bahasa keagamaan apapun," kata Nur Hudi.

"Dalam prosesi keceplosan dan berhubung tersebar terlebih dahulu. Kesalahan disitu menimbulkan Ketidaknyamanan di publik. Saya pribadi memohon maaf sebesar-besarnya saya tidak bermaksud untuk melecehkan agama dan melecehkan budaya," imbuhnya.

Arif mengatakan konten tidak bermaksud sedikitpun untuk membawa agama, tidak bermaksut menyinggung sisi agama manapun. Konten tersebut bermaksud menghibur. 

"Kami mengklarifikasi bahwa itu hanya konten, tidak membawa agama atau menyinggung sisi agama manapun," ujarnya kepada awak media. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved