Berita Malang
Rumah Semi Permanen di Malang Terbakar, Api Membesar Picu Kepanikan, Penghuninya ODGJ Sedang Tidur
Sebuah bangunan semi permanen yang terletak di Jalan Bareng Tenes 4 B RT 7 RW 2 Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen Kota Malang mendadak terbakar, Rabu
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah rumah semi permanen yang terletak di Jalan Bareng Tenes 4 B RT 7 RW 2 Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen Kota Malang mendadak terbakar, Rabu (8/6/2022) siang.
Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berusaha memadamkan dengan peralatan dan air seadanya.
Seorang warga sekitar, Dewi (34) mengatakan kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
"Awalnya, tidak ada warga yang tahu kejadian tersebut. Kejadian itu baru diketahui warga, setelah ada anak kecil tak sengaja lewat dan teriak-teriak ada kebakaran," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Dirinya menjelaskan, bahwa kebakaran itu awalnya berupa kepulan asap tebal. Tak lama kemudian, asap tersebut berubah menjadi kobaran api.
"Bangunan semi permanen itu dihuni oleh seorang pemuda yang bernama Iwan (35). Dan Iwan ini, adalah seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan hanya tinggal seorang diri. Ayah ibunya sudah meninggal dunia, sedangkan saudara-saudaranya tinggal di wilayah lain," ungkapnya.
Baca juga: Bermodal Tongkat, Maling di Probolinggo Pura-pura Jadi Pemburu Cicak, Gasak Uang Sampai CCTV Warga
Melihat kobaran api yang membesar, warga pun panik. Pasalnya, listrik di wilayah lokasi kebakaran telah padam sejak pagi hari.
"Warga bingung memadamkan api. Mau nyalakan pompa air enggak bisa, karena listriknya padam sejak pagi tadi. Akhirnya, warga mencari dan mengambil air dari sumur," terangnya.
Selain berusaha memadamkan api, warga pun berusaha menyelamatkan penghuni bangunan semi permanen.
"Saat kebakaran, Iwan ini masih berada di dalam dan sedang tertidur. Sama warga, langsung ditarik keluar," jujurnya.
Dewi menduga, kebakaran tersebut terjadi akibat puntung rokok. Pasalnya, penghuni bangunan semi permanen itu sering merokok dan membuang puntung rokok sembarangan.
"Iwan itu sering merokok. Selain itu, kelakuannya meresahkan warga. Kadang marah-marah dan teriak-teriak tanpa sebab yang jelas," jujurnya.
Baca juga: Pagar Alun-Alun Tugu Kota Malang Bakal Dibongkar, Digantikan Pedestrian Jalan
Tak lama kemudian, petugas UPT PMK Kota Malang tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman kebakaran.
Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengungkapkan, pihaknya menurunkan 3 unit mobil pemadam dan 15 personel.