Berita Kabupaten Malang

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Malang Bahas Anggaran Rp 3 Miliar untuk Penanganan PMK

Gelar rapat paripurna, DPRD Kabupaten Malang bahas anggaran dana Rp 3 miliar untuk penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Erwin Wicaksono
Rapat paripurna yang membahas penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang digelar di DPRD Kabupaten Malang, Rabu (8/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - DPRD Kabupaten Malang merestui penganggaran untuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, besaran dana yang dianggarkan mencapai Rp 3 miliar. Kata Didik Gatot Subroto, uang miliaran tersebut bersumber dari belanja tidak terduga (BTT).

"Masih persiapan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan diperbolehkan menggunakan dana BTT. Kemudian ada langkah-langkah yang harus disiapkan sambil menunggu vaksin dari pemerintah pusat. Dana yang akan disiapkan sebanyak Rp 3 miliar," ujar Didik Gatot Subroto usai hadiri rapat paripurna di DPRD Kabupaten Malang, Rabu (8/6/2022).

Didik Gatot Subroto mengatakan, jumlah dana tersebut bisa bertambah dengan skema alternatif. Penambahan mengacu pada tingkat keparahan penularan PMK di suatu wilayah.

"Termasuk melalui dana desa. Wilayah-wilayah tertentu seperti Pujon, Ngantang dan Kasembon bisa menggunakan dana desa," papar Didik Gatot Subroto.

Didik berpesan, agar penggunaan dana tersebut bisa tepat sasaran sesuai dana yang ada. Nantinya dana Rp 3 miliar itu akan digunakan untuk pembelian obatan-obatan, vitamin dan vaksin bagi sapi, jika sudah tersedia.

Selain pengobatan bagi sapi, Didik menegaskan, Pemkab Malang akan memberikan bantuan sembako.

"Data dibutuhkan yang nyata sesuai kondisi di lapangan. Itu akan digunakan untuk pemberian sembako bagi peternak terdampak. Khusus bagi peternak yang sapinya terkena PMK," sebut Didik.

Didik menuturkan, realisasi pembagian sembako akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Pekan depan mungkin bisa langsung diberikan," ucapnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi menyadari pemberian dana darurat untuk mengatasi wabah PMK memang perlu dilakukan.

"Teknisnya akan kami matangkan ke depan. Yang jelas kami menyetujui pemberian dana bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam menangani PMK ini," ujar Darmadi.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved