Berita Nganjuk

Kurangi Beban Masyarakat, Pemkab Nganjuk Gulirkan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni

Realisasi program bantuan rehabilitas rumah tidak layak huni (RTLH) kembali digulirkan Pemkab Nganjuk. Hal itu dilaksanakan dengan sosialisasi dan ser

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Achmad Amru Muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi bersama warga penerima bantuan program rehabilitas RTLH di Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk tahun 2022. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Realisasi program bantuan rehabilitas rumah tidak layak huni (RTLH) kembali digulirkan Pemkab Nganjuk.

Hal itu dilaksanakan dengan sosialisasi dan serah terima buku tabungan (Serbutab) bagi warga penerima bantuan RTLH tahun 2022 ini.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, Pemerintah Daerah mempunyai komitmen dalam mensejahterakan masyarakatnya. Salah satunya dengan melakukan perbaikan rumah tidak layak huni (RLTH) warga kurang mampu.

"Untuk itu, dengan Serbutab yang kali ini direalisasikan di Kecamatan Lengkong, diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat kurang mampu untuk segera memperbaiki RTLH," kata Marhaen Djumadi dalam penyerahan bantuan RTLH kepada 46 warga di Kecamatan Lengkong, Kamis (9/6/2022).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, program RTLH tersebut merupakan program prioritas Pemkab Nganjuk dalam pemerataan perbaikan rumah layak huni bagi masyarakat di Nganjuk. Dengan demikian secara bertahap nantinya rumah warga bisa layak huni semuanya untuk kenyamanan dan kesehatan serta peningkatan perekonomiannya.

"Makanya, jangan sampai ada orang Nganjuk yang rumahnya sangat tidak layak, jangan sampai ada orang Nganjuk yang sakit tidak bisa berobat dan tidak bisa makan, terutama orang yang kurang mampu, jangan sampai ada orang Nganjuk yang tidak sekolah, minimal harus SMA/SMK," tandas Marhaen Djumadi.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Agus Frihannedy menjelaskan, untuk pelaksanaan program bantuan RTLH ini merupakan program prioritas yang diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Program ini kita laksanakan secara menyeluruh, dengan sasaran masyarakat Kabupaten Nganjuk yang kurang mampu," kata Agus Frihannedy.

Oleh karena itu, dikatakan Agus Frihannedy, program RTLH tersebut merupakan program yang ditargetkan selama lima tahun, dengan harapan semua masyarakat di Kabupaten Nganjuk memilik rumah layak huni semuanya.

"Jadi program RTLH ini digulirkan setiap tahun untuk dapat memenuhi target yang telah ditetapkan," ucap Agus Frihannedy.

Bantuan RTLH itu sendiri, tambah Agus Frihannedy, telah diberikan kepada masyarakat di dua Kecamatan. Yakni Desa Sawahan, Desa Ngringin, Desa Bersono, Desa Parayungan di Kecamatan Lengkong, dan di Desa Bukur Kecamatan Patianrowo.

"Di Desa-desa tersebut yang menjadi skala prioritas Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk program RTLH tahun ini dengan nominal bantuan mencapai Rp 17,5 juta per Kepala Keluarga," tutur Agus Frihannedy.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved