Berita Tuban

Meluasnya Sebaran PMK Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi di Tuban, Pedagang: Stabil

Meluasnya sebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak mempengaruhi harga daging sapi di Tuban, Pedagang: tetap stabil, pembeli juga sama.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Meski sebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tuban meluas, harga daging sapi di Tuban tidak mengalami perubahan, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Meski sebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tuban meluas, harga daging sapi di Tuban tidak mengalami perubahan, Kamis (9/6/2022).

Berdasarkan pantauan di Pasar Baru Tuban, pedagang daging masih menjual di kisaran Rp 100-120 ribu per kilogram. 

Kisaran harga tersebut sesuai dengan kualitas atau kelas daging. 

"Masih sama harganya, tidak naik," kata Siti, pedagang daging saat ditemui di lapaknya, Kamis (9/6/2022). 

Ia menjelaskan, untuk daging sapi biasa per kilogram Rp 110 ribu. Sedangkan untuk daging super Rp 120 ribu per kilogram.

Disinggung terkait daya beli masyarakat, ia mengatakan tidak banyak perubahan. 

"Harga daging tetap tidak naik, yang beli juga sama," ungkapnya. 

Sementara itu, pedagang lain Fauzi juga menyatakan hal sama. 

Sampai saat ini harga daging tidak naik, meski PMK meluas di 19 kecamatan yang ada di Tuban

"Untuk daging biasa Rp 110 ribu per kilogram, daging super Rp 120 ribu per kilogram. Tidak naik," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tuban

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved