Breaking News:

Berita Gresik

Ecoton Adakan Pameran Brantas Xoxo di Gresik, Dorong Masyarakat dan Komunitas Merawat Sungai Brantas

Lembaga Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) B

Penulis: Sugiyono | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa/TribunJatim.com
LINGKUNGAN - Kegiatan Ecoton yang melibatkan siswa untuk pengawasan Sungai Brantas, Minggu (12/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Moch. Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Lembaga Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dan Pemerintah Desa  (Pemdes) Krikilan menggelar Pameran Brantas Xoxo di halaman Kantor Kelurahan Desa Krikilan, Driyorejo, Minggu (12/6/2022). 

Pameran ini memiliki beberapa stand antara lain, instalasi lorong botol, stand laboratorium mikroplastik, stand edukasi pengolahan sampah terpilah rumah tangga, toko poka (isi ulang) dan galeri foto serta pohon harapan.

Kordinator Pameran Brantas Xoxo, Muhammad Kholid Basyaiban  mengatakan, Pameran Brantas Xoxo ini  untuk mengedukasi masyarakat dan melibatkan seluruh komunitas, pemerhati lingkungan serta pemerintah terkait merawat Sungai Brantas.

"Komunitas perempuan di Sungai Brantas telah melakukan banyak hal yang sangat positif, saya sangat bangga dan semangat untuk terus mengikuti mereka,” kata Kholid Basyaiban, Alumnus Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura. 

Ada program yang dilakukan dalam proyek ini pengelolaan kualitas air ini yaitu water quality monitoring, industri bersih dan penguatan kelembagaan serta partisipasi masyarakat.

Baca juga: Ikan di Sungai Brantas Gresik Ditemukan Mabuk dan Mati, Ecoton Ungkap Temuannya: Bau Sungai Amis

“Fokus untuk penguatan dan partisipasi masyarakat, sebab kita akan mengetahui peran masyarakat dalam serta pengelolaan lingkungan hidup,” imbuhnya. 

Sementara Manajer Staff Ecoton Daru Setyorini mengatakan, dalam pengelolaan, sudah banyak sekali instansi pemerintahan dan masyarakat. Oleh karena itu, perlu menguatkan dan mengajak para pemangku kepentingan untuk terlibat dalam pemantauan sungai.

“Sudah banyak data yang tersebar, lewat proyek ini kita dapat menyatukan data tersebut untuk memberikan rekomendasi kedepannya. Audah banyak rencana pengelolaan yang sudah dibuat, tetapi saya tidak ingin semua rencana tidak terealisasikan,” kata Daru Setyorin

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved