Ninja Xpress Pakai Teknologi DWS, Optimalkan Akurasi Biaya Pengiriman dan Tingkatkan Efisiensi UKM

Ninja Xpress mengoptimalkan akurasi biaya pengiriman menggunakan teknologi mesin DWS. Hal itu untuk meningkatkan efisiensi UKM.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Pengukuran paket Ninja Xpress menggunakan alat dimension weight and scanning (DWS), 2022. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ninja Xpress menggunakan mesin dimension weight and scanning (DWS) system untuk hasil penghitungan paket yang lebih akurat dan efisien.

Hal itu agar mempermudah UKM dalam pengiriman, dan mengefisiensikan biaya kirim barang.

Hingga saat ini, sebanyak lebih dari 120 mesin DWS, yang tidak hanya menjamin akurasi berat namun juga dimensi paket, sudah digunakan di pusat penyortiran Ninja Xpress yang ada di area Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Area wilayah ini termasuk dalam lima besar wilayah asal (origin) pengiriman barang Ninja Xpress sepanjang tahun 2021.

Berkaca pada laporan Suara UKM Negeri pada tahun 2020, sebanyak 21 persen pelaku UKM mengatakan bahwa salah satu kendala utama yang mereka alami adalah mahalnya biaya pengiriman. Artinya, berat dan dimensi menjadi komponen penting yang menentukan biaya pengiriman.

CMO Ninja Xpress, Andi Djoewarsa mengatakan, dengan adanya mesin DWS yang melakukan pengukuran berat dan dimensi paket dengan akurat dan otomatis, Ninja Xpress berharap dapat mengurangi selisih hitungan dengan shipper, sehingga proses faktur lebih cepat yang pada akhirnya membuat arus kas mereka menjadi lebih efisien.

"Ninja Xpress berencana akan menambah lebih dari 200 mesin DWS lagi pada 2022 ini, yang mana agar lebih dapat mengakomodasi kebutuhan volume paket shipper di seluruh Indonesia," ujar Andi Djoewarsa, Selasa (14/6/2022).

Ia juga menjelaskan, mesin DWS yang digunakan Ninja Xpress dapat melakukan pengukuran berat dengan akurasi hingga 50 gram dan dimensi hingga akurasi 2 cm.

"Kapasitas mesin ini mencapai 50 kg dan dimensi maksimal 70x50x40 cm. Salah satu keunggulan mesin ini adalah fitur 3D stereo camera yang dapat menangkap ukuran berat, dimensi, dan gambar paket secara bersamaan untuk dikirim ke sistem database dengan memindai barcode yang ada di paket, sehingga memiliki bukti yang autentik," imbuhnya.

Lebih dari itu, dalam waktu dekat, Ninja Xpress berencana akan menambah ratusan mesin DWS di pusat penyortirannya yang ada di seluruh area Jawa, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali, karena area ini termasuk dalam lima (5) area paket asal (origin) terbesar Ninja Xpress.

Selain itu, mesin ini juga akan ditempatkan di pusat penyortiran yang ada di Pulau Sumatera, meliputi Medan, Palembang, Pekanbaru, dan Lampung untuk mengakomodasi volume paket Ninja Xpress yang ada di seluruh Indonesia.

"Dengan penambahan ini, Ninja Xpress berharap, lebih dari 95 persen paket yang dikirimkan dapat ditimbang dan diukur secara akurat," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved