Berita Jember

Calon Jemaah Haji asal Jember Diminta Tak Bawa Petis dan Beras, Disarankan Bawa Kaus Kaki Tebal

Kepala Kantor Kementerian Agama Jember Muhammad berpesan jamaah calon haji Jember jangan membawa petis

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Sri Wahyunik
Kepala Kemenag Jember Muhammad (baju putih berdiri) saat memberikan beberapa pesan kepada jamaah calon haji Jember tahun 2022, Rabu (15/6/2022) Dalam pesannya, dia meminta jemaah tak bawa petis dan beras 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Kepala Kantor Kementerian Agama Jember Muhammad berpesan calon jemaah haji asal Jember jangan membawa petis.

Tak pelak pesan Muhammad ini disambut gelak tawa oleh ratusan orang yang memenuhi Gedung Balai Serbaguna Kaliwates Jember, Rabu (15/6/2022).

Muhammad menyampaikan pesan itu saat berpidato di acara pelepasan dan doa bersama jamaah calon haji Jember tahun 2022. Ada 905 orang calon haji asal Jember di tahun 2022.

Ketika memberikan sambutan, Muhammad menyampaikan beberapa hal, antara lain apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa oleh calon haji. Perihal petis, satu di antaranya.

"Jangan membawa petis, nanti kopernya bau petis semua. Terus juga tidak perlu membawa beras, karena berat bawaan dalam koper dibatasi yakni maksimal 15 Kg," ujar Muhammad yang disambut tawa hadirin.

Dia juga berpesan perihal rokok. Dia mewanti-wanti calon haji yang membawa rokok, maksimal hanya dua pres atau 20 bungkus.

Baca juga: Terdeteksi X-Ray, Koper Calon Jemaah Haji asal Tuban Ini Diperiksa, Rupanya Bawa 5 Liter Beras

Baca juga: Suhu di Mekkah Ekstrem Capai 50 Derajat Celcius, Kaki CJH Jatim Melepuh saat Sandalnya Hilang

"Ini untuk yang yang suka merokok atau para 'ahli hisab', ingat-ingat, maksimal boleh membawa rokok hanya dua pres. Tidak boleh lebih dari itu. Apalagi beberapa waktu lalu di daerah lain sudah ketahuan ada yang membawa rokok ilegal lagi. Kalau sampai terjadi, yang ditegur itu saya, kepala Kemenagnya," imbuhnya.

Dia juga meminta barang seperti gunting kuku, peniti, juga jarum untuk dimasukkan ke koper, tidak disimpan di tas tentengan supaya bisa lolos dalam penerbangan.

Muhammad juga mewanti jamaah untuk membawa kaus kaki tebal. Dia mengabarkan ada kasus kaki melepuh jamaah di Tanah Suci akibat tidak memakai alas kaki.

"Beberapa waktu terakhir ditemukan kasus kaki melepuh karena kurang tebalnya alas kaki. Jadi untuk antisipasi jika sandal sampeyan kesingsal, maka kaki tetap bisa pakai alas yakni kaus kaki. Namun kaus kakinya harus tebal ya, juga kaki tidak melepuh karena panas," pesan Muhammad.

905 orang calon haji Jember itu berasal dari 31 kecamatan se-Kabupaten Jember. Mereka terbagi dalam tiga kelompok terbang Jawa Timur yakni 24, 26, dan 27, yang akan berangkat pada 20, 21, dan 22 Juni.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved