Berita Pasuruan

Didatangi Puan Maharani, Peternak Sapi Pasuruan Sambat Kondisi Mereka: Mohon Vaksinasi Dipercepat

Ketua I Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Sulistyanto banyak mencurahkan isi hati para peternak sapi saat disambangi Ketua DPR RI

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Galih Lintartika
Ketua I KPSP Setia Kawan Sulistyanto saat bercerita ke Ketua DPR RI Puan Maharani, Rabu (15/6/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ketua I Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Sulistyanto banyak mencurahkan isi hati para peternak sapi saat disambangi Ketua DPR RI Puan Maharani, Rabu (15/6/2022).

Haji Sulis, sapaan akrabnya, berharap teman - teman DPR RI bisa membantu percepatan vaksinasi untuk hewan ternak ini. Menurutnya, vaksinasi ini diharapkan untuk mencegah meluasnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku.

"Kami mohon bu, vaksinasi ini bisa dipercepat dengan penggelontoran dosis ke peternak sapi. Para peternak sapi sangat membutuhkan vaksin untuk menyelamatkan hewan ternak mereka," katanya.

Dia mengatakan, percepata vaksinasi adalah cara ampuh untuk menekan laju penyebaran wabah PMK. Di tempatnya, ada 25 ribu sapi perah. 813 diantaranya terpapar wabah PMK ini.

"13 ekor di antaranya tidak bisa diselamatkan atau mati. Sisanya berhasil diselamatkan. Terima kasih 1.000 dosis vaksin untuk hewan ternak yang diberikan bu Puan hari ini," paparnya.

Baca juga: Tragedi di Pagi Buta di Sidoarjo, Pom Bensin Mini Terbakar, Ibu dan Balita Meregang Nyawa

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan kondisi peternak yang resah terkait harga jual susu ke pasar perusahaan yang tidak sebanding dengan harga modal peternak.

"Kami butuh support dari pemerintah untuk membantu membuat formula kebijakan yang sekiranya itu juga membuat peternak untung dan lebih baik dalam usahanya," lanjut dia.

Di sisi lain, Haji Sulis juga mengatakan, perlu support dari DPR untuk mendukung swasembada susu. Maka dari iru, perlu pembibitan skala besar. Saat ini, jumlah sapi di tempatnya hanya 10 persen dari jumlah sapi nasional.

"Per hari, kami bisa produksi susu 105 ton. Itu turu dari 200 ton sebelumnya. Kami mohon bantuannya bu Ketua DPR RI untuk bisa support pembibitan sapi nasional demi mewujudkan swasembada susu," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved