Berita Madiun

Masih Tinggi, Harga Cabai Rawit hingga Bawang Merah di Madiun Diprediksi Naik Lagi Jelang Idul Adha

Harga kebutuhan dapur mulai dari cabai rawit, cabai merah besar, hingga bawang merah di Kabupaten Madiun tak kunjung turun. Bahkan para pedagang

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Harga Kebutuhan Dapur Mulai dari Cabai Rawit, Cabai Merah Besar, hingga Bawang Merah di Kabupaten Madiun Masih Tinggi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Harga kebutuhan dapur mulai dari cabai rawit, cabai merah besar, hingga bawang merah di Kabupaten Madiun tak kunjung turun.

Bahkan para pedagang memprediksi harga sejumlah komoditas akan kembali naik menjelang Hari Raya Idul Adha 2022.

Dari pantauan di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, harga cabai rawit dan cabai besar kompak di harga Rp 90 ribu perkilogram.

Menurut seorang pedagang Pasar Pagotan, Sunarsih (61) harga tersebut sudah bertahan lebih dari 10 hari.

"Normalnya ya Rp 60 ribu perkilogram, lalu naik Rp 75 ribu sekarang Rp 90 ribu perkilogram," kata Sunarsih, Rabu (6/7/2022).

Karena harga yang terlalu tinggi tersebut pedagang menjadi mengurangi belanjaannya, dari yang semula 1 kilogram menjadi seperempat kilogram dan seterusnya.

Baca juga: Harga Cabai di Madiun Masih Rp 95 Ribu Per Kilogram, Diprediksi Kembali Naik Jelang Idul Adha

"Saya belanja dari bakul (tengkulak) juga cuma lima kilogram, itu saja tidak habis karena orang-orang belinya sedikit. Kalau sebelum naik dulu, biasanya 10 kilogram habis," lanjutnya.

Belum lagi ada tanda-tanda harga akan turun, tengkulak justru sudah memberitahu dirinya jika semakin dekat Idul Adha 2022 nanti harga cabai rawit akan kembali naik.

"Bakule sudah bilang kalau Hari Raya Idul Adha akan naik lagi tapi belum tahu naik berapa," jelas Sunarsih.

Selain cabai rawit, harga kebutuhan dapur yang dikeluhkan oleh para pelanggannya adalah bawang merah.

Saat ini harga bawang merah di Pasar Pagotan mencapai Rp 70 ribu perkilogram.

"Sudah lebih 10 hari harganya Rp 70 ribu, dulu pas Rp 50 ribu sudah banyak yang mengeluh karena normalnya cuma Rp 40 ribu sampai Rp 45 ribu," ucapnya.

Menurut Sunarsih tingginya harga cabai rawit dan bawang merah ini dikarenakan banyak tanaman petani yang diserang hama sehingga panen kurang maksimal.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved