Penangkapan DPO Pencabulan Jombang

Mas Bechi Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Tak Dicampur Napi Lain, Terungkap Kondisi Psikologi

Ternyata Mas Bechi tersangka pencabulan anak kiai Jombang tak dicampur napi lain saat di Rutan Medaeng

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/ Luhur Pambudi
Tersangka kasus pencabulan di Jombang, MSAT atau Mas Bechi saat digelandang masuk petugas di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jumat (8/7/2022) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Seorang anak kiai Jombang DPO tersangka kekerasan seksual terhadap santriwatinya, MSAT (41) atau Mas Bechi ditahan di penjara dalam ruang isolasi, Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, selama sepekan.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Wahyu Hendrajati Setiyonugroho mengungkapkan, hal tersebut, merupakan prosedur standar yang telah ditetapkan oleh pihak Kanwil Kemenkumham Jatim, dalam menerima tersangka yang baru mendekam di rutan.

MSAT bakal ditempatkan di dalam blok khusus isolasi. Di blok tersebut, terdapat beberapa ruangan. Ada yang berisi 80 orang, dan ada yang dua orang.

"Khususnya di masa pandemi, jadi penempatan di kamar isolasi mandiri, sampai 7 hari," katanya di depan halaman Gedung Rutan Kelas I Surabaya, di Medaeng, Sidoarjo, Jumat (8/7/2022).

Namun, ia memastikan, tidak ada upaya pengistimewa terhadap sosok MSAT yang memang sempat menyita perhatian masyarakat beberapa waktu belakangan.

Mekanisme keamanan yang diterapkan juga, sama seperti biasanya. Yakni tetap maksimal dengan pengawasan penuh, sesuai dengan ketentuan aturan standar operasional yang selama ini terus berlangsung di dalam rutan sebelum MSAT mendekam.

Baca juga: Lama Berada di Persembunyian, Tampang Mas Bechi Anak Kiai Jombang DPO Pencabulan Jombang Terekspos

Selain karena pihak Kemenkumham Jatim dalam hal ini Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, tetap memberikan rasa adil dalam segi perlakuan terhadap para tahanan.

Lagi pula, ungkap Hendra, pihaknya juga sedang melakukan penataan ulang area rutan terutama pada dua blok besar. Di rutan tersebut, kini sedang berlangsung dalam tahap pembongkaran renovasi.

"Kalau kami sesuai SOP, terkait dengan keamanan itu sudah sesuai standarnya, semua berlaku sama, pengamanan kami lakukan sama seperti setiap harinya. (Personil tambahan) gak ada," jelasnya.

MSAT tiba di rutan tersebut, sekitar pukul 02.00 WIB, dikawal penuh oleh jajaran anggota dari Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Di samping dengan pengawalan petugas. Hendra menegaskan, MSAT tiba hanya didampingi oleh satu orang perwakilan dari keluarganya.

"Tidak. Hanya 1 orang pendamping dari pihak keluarga, untuk menyaksikan tahapan ini," katanya.

Sedangkan dari aspek kondisi kesehatan. Hendra menerangkan, hasil pemeriksaan medisnya. MSAT dinyatakan dalam kondisi kesehatan yang prima. Termasuk kondisi psikologinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved