Berita Kota Batu

Terdakwa Dugaan Kekerasan Seksual di SPI Kota Batu Ditahan, Begini Tanggapan Kuasa Hukum

Julianto Eka Putra alias JE, terdakwa kasus dugaan kekerasan seksual di SPI Kota Batu ditahan, begini tanggapan kuasa hukumnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/ Kukuh Kurniawan
Dengan pengawalan ketat petugas Kejari Kota Batu, terdakwa perkara dugaan kekerasan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia atau SPI Kota Batu, Julianto Eka Putra alias JE masuk ke Lapas Kelas I Malang, Senin (11/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dengan pengawalan ketat petugas Kejari Kota Batu, terdakwa perkara dugaan kekerasan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia atau SPI Kota Batu, Julianto Eka Putra alias JE masuk ke Lapas Kelas I Malang, Senin (11/7/2022) sekitar pukul 16.48 WIB.

Pemilik Sekolah SPI Kota Batu tersebut resmi ditahan pada hari ini.

TribunJatim.com langsung mengkonfirmasi penahanan tersebut kepada kuasa hukum terdakwa, Jeffry Simatupang.

"Saya masih repot, nanti ya. Masih banyak keperluan," ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (11/7/2022).

Dirinya pun berjanji, akan segera memberikan pernyataan terkait penahanan tersebut.

"Nanti, saya akan rilis," jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa Julianto Eka Putra menjalani masa penahanan selama 30 hari di Lapas Kelas I Malang.

Di lapas tersebut, ia ditaruh di sel blok penahanan bercampur dengan para tahanan lainnya. Dan selama menjalani sidang, ia akan ditempatkan di blok tersebut.

Selama ditahan di dalam lapas, ia hanya boleh dijenguk pihak kuasa hukum. Untuk pihak keluarga belum diizinkan menjenguk, karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Komnas PA: Penahanan Terdakwa Dugaan Kekerasan Seksual SPI Kota Batu Jadi Kemenangan Anak Indonesia

Seperti diberitakan sebelumnya, sidang dengan terdakwa JE penuh dengan kontroversi dan tanda tanya.

Pasalnya, mulai dari sidang beragendakan pembacaan dakwaan hingga agenda pemeriksaan, terdakwa sama sekali tidak ditahan.

Rencananya, JE akan kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kelas I A Malang pada Rabu (20/7/2022) dengan agenda pembacaan tuntutan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Batu

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved