Indosat Ooredoo Hutchison Tingkatkan Interaksi Pelanggan dengan Chatbot WhatsApp dari Infobip

Indosat Ooredoo Hutchison meningkatkan interaksi pelanggan dengan menggunakan chatbot WhatsApp canggih dari Infobip.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Ilustrasi - Indosat Ooredoo Hutchison tengah fokus meningkatkan interaksi pelanggannya dengan menggunakan Chatbot WhatsApp yang canggih dari Infobip, Selasa (26/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perusahaan telekomunikasi digital Indosat Ooredoo Hutchison resmi meluncurkan chatbot WhatsApp terbaru untuk menghidupkan kembali interaksi dengan jutaan pelanggan yang didukung oleh platform komunikasi cloud global Infobip.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Chief Commercial Officer, Indosat Ooredoo Hutchison, Ritesh Kumar Singh.

Menurut Ritesh Kumar Singh, dalam waktu kurang dari enam bulan, chatbot baru ini telah mengubah operasional layanan pelanggan perusahaan, meningkatkan kepuasan pelanggan sebesar 40 persen, dan meningkatkan pendapatan yang secara langsung dapat diatribusikan ke WhatsApp sebesar lima kali lipat pada tahun pertama.

"Dengan 94,6 juta pelanggan, Indosat Ooredoo Hutchison fokus untuk memberikan pengalaman pelanggan yang patut untuk dicontoh," jelas Ritesh Kumar Singh pada Selasa (26/7/2022).

Dia menambahkan, menelepon customer service di Indonesia tidaklah gratis, sehingga banyak pelanggan perusahaan yang mencari bantuan secara online dan memenuhi saluran sosialnya. Terlebih lagi, dengan penerapan pembatasan sosial di masa pandemi Covid-19, pelanggan tidak dapat mencari bantuan atau melakukan pembelian dari toko ritel secara langsung.

Oleh karena itu, Indosat Ooredoo Hutchison membutuhkan layanan baru untuk menjawab perubahan kondisi pasar, menyediakan kesinambungan layanan dengan kondisi toko yang tutup, serta dalam menjawab berbagai pertanyaan pelanggan yang beragam.

Platform pembuatan chatbot dari Infobip, Answers ini digunakan untuk mengembangkan saluran layanan pelanggan baru melalui WhatsApp, platform layanan pesan yang paling populer di Indonesia.

Chatbot canggih ini dapat mengelola lebih dari 200 kasus penggunaan individu. Kasus-kasus tersebut termasuk pemeriksaan saldo dan sisa kuota data, mengunduh tagihan, dan mendaftar untuk value added services.

Dengan mengintegrasikan kartu kredit dan e-wallet, layanan chatbot ini juga dapat mengelola pembayaran tagihan online, isi ulang akun, dan pembelian paket telekomunikasi, yang dapat memungkinkan channel baru untuk menghasilkan pendapatan. Jika permintaan-permintaan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh chatbot, maka pelanggan akan dialihkan ke agen customer service.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved