Berita Kediri

Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Ponpes Al Falah Mojo Kediri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pejabat Mabes Polri melakukan kunjungan ke Ponpes Al Falah Ploso yang terletak di Kecamatan Mojo, Kabupa

istimewa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pejabat Mabes Polri melakukan kunjungan ke Ponpes Al Falah Ploso yang terletak di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Sabtu (6/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pejabat Mabes Polri melakukan kunjungan ke Ponpes Al Falah Ploso yang terletak di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Sabtu (6/8/2022).

Kunjungan Kapolri beserta jajarannya dalam rangka bersilaturahmi dengan para ulama dan sesepuh alumni Ponpes Al Falah Mojo.

Dalam momen kunjungan kali ini, Kapolri didampingi oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, serta Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi bersama anggota jajaran. 

"Kegiatan ini merupakan wujud untuk meningkatkan sinergitas soliditas dan silaturahmi antara Polri dengan ulama. Hal ini karena umara sehebat apapun apabila tidak mendapatkan doa dari ulama maka tidak dapat berjalan dengan lancar," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat sesi kunjungan.

Kapolri dalam pertemuan ini juga membahas mengenai silaturahmi, vaksinasi Covid-19, Pemilu 2024, dan mengajak masyarakat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Baca juga: Antisipasi Debu untuk Sambut Kapolri, Lapangan Ponpes Lirboyo Disirami Air dari Water Cannon

"Tugas ulama menyebarkan kebaikan dan umara mendampingi agar semua yang menjadi tugas kita dalam membangun dan memberikan penguatan iman mempersiapkan SDM unggul ini jadi tantangan dan tugas kita," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, juga meyakinkan kepada masyarakat yang pada waktu itu sulit divaksin. Namun, bantuan dari ulama tersebut dapat diatasi sehingga masyarakat tidak ragu lagi. 

Apalagi, vaksinasi di Indonesia saat ini mencapai 200 juta vaksin dan menjadi negara terbesar dalam pencapaian vaksin. 

Oleh karena itu, vaksinasi ini membuat aktifitas dan situasi masyarakat kembali normal karena hampir 2 tahun perekonomian mengalami dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi yang mengalami anjlok dibawah 5 persen. 

Artinya roda perputaran uang masuk ke Indonesia tidak ada sehingga pengeluaran dan negara bisa bangkrut mengalami banyak permasalahan. 

"Alhamdulillah lancarnya vaksinasi pertumbuhan ekonomi membaik. Tahun kemarin bertahan di 5 persen, tapi saat ini diperkirakan kita akan meningkat 5,45 persen yang angka luar biasa dibandingkan dengan negara lain," pungkasnya. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved