Berita Kediri

15 Agustus Ada Sinau Bareng Cak Nun di Kawasan SLG Kediri, Dishub Siapkan Simulasi Pengalihan Arus

Serangkaian Peringatan HUT RI ke-77 di Kabupaten Kediri sudah dimulai. Salah satunya adalah Sinau Bareng MH. Ainun Nadjib

istimewa
Dishub akan melakukan pengalihan arus di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG). Berikut simulasi penutupan arus saat kegiatan Sinau Bareng Cak Nun di Kawasan SLG pada 15 Agustus 2022 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Serangkaian Peringatan HUT RI ke-77 di Kabupaten Kediri sudah dimulai. Salah satunya adalah Sinau Bareng Cak Nun atau MH. Ainun Nadjib.

Pada kegiatan tersebut, Dinas Perhubungan akan melakukan pengalihan arus di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG). 

Pengalihan arus ini akan dilakukan guna memperlancar kegiatan dan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Di bundaran SLG sendiri ruas menuju Pagu akan ditutup mulai Pukul 19.00 WIB pada Senin (15/8/2022).

“Akses yang menjadi titik tumpu lain adalah Simpang 3 Rumah Makan Dragon sebagai akses utama masuk ke venue acara dan simpang 3 Polsek Ngasem,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri Joko Suwono, Minggu (14/8/2022).

Sedangkan dari arah utara arus juga akan ditutup mulai perempatan Bulupasar, Kecamatan Pagu. Dari arah Kecamatan Gurah akan ditutup pula tiga persimpangan di Jalan Erlangga.

Baca juga: Kompii Ajak Milenial Berpikir Kritis, Soekarno, Gus Dur dan Cak Nun Jadi Potret Tokoh Patut Dicontoh

Kemudian di sebelah barat SLG, simpang tugu sembilan menuju venue acara juga akan ditutup

Joko menambahkan, penutupan arus dan pengamanan pada acara tersebut pihaknya bekerjasama dengan beberapa pihak. Seperti Polres Kediri, Kodim 08/09, serta Satpol PP Kabupaten Kediri

Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk ikut hadir dalam Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng ini. 

“Monggo seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk ikut sinau bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Kawasan SLG pada Senin,15 Agustus malam,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini. 

Joko kembali menuturkan untuk penutupan arus pada acara bertajuk muda, merdeka, berbudaya tersebut pihaknya akan menurunkan 50 personil untuk ditempatkan di titik-titik penutupan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved