Berita Tulungagung

Detik-detik Proklamasi, Pengendara di Simpang Empat Kemuding Tulungagung Heningkan Cipta 2 Menit

Petugas Dinas Perhubungan bersama personel Satlantas Polres Tulungagung menghentikan kendaraan yang melintas di Simpang Empat Kemuning, saat detik-det

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/David Yohanes
Mengheningkan cipta, para pengendara turun dan hormat bendera saat detik-detik proklamasi di Simpang Empat Kemuning Tulungagung 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Petugas Dinas Perhubungan bersama personel Satlantas Polres Tulungagung menghentikan kendaraan yang melintas di Simpang Empat Kemuning, saat detik-detik Proklamasi, Rabu (17/8/2022).

Seluruh pengendara diajak untuk mengheningkan cipta bersama-sama.

Mereka diminta turun dan berdiri di samping kendaraannya.

Saat pukul 10.10 WIB, sirine dinyalakan meraung-raung.

Para pengendara melakukan hormat bendera merah putih, yang dipasang di tengah persimpangan.

Usai sirine, diperdengarkan rekaman pembacaan teks proklamasi.

Baca juga: Momen Pengendara di Kediri Berhenti Sejenak, Nyanyikan Indonesia Raya dan Heningkan Cipta

Seluruh prosesi berjalan sekitar 2 menit, lalu petugas kembali menjalankan lalu lintas.

Menurut Kanit Penegakkan Hukum Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto, prosesi detik-detik proklamasi ini untuk mengenang kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu prosesi ini juga untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

"Kita bersama-sama mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia," ujar Diyon.

Meski berjalan hanya 2 menit, prosesi ini berjalan dengan khidmat.

Para pengendara hormat bendera dengan serius dan tidak ada yang bercanda.

Prosesi yang sama juga dilakukan di simpang empat TT dan simpang empat rumah sakit lama.

"Detik-detik proklamasi juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia," ucap Diyon.

Meski hanya sebentar, namun terjadi penumpukan kendaraan karena dari empat arah dihentikan bersama-sama.

Petugas kepolisian dan Dishub harus mengurai penumpukan kendaraan, hingga lalu lintas kembali normal.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved