Berita Jatim

Rute Bus Trans Jatim Koridor 1, Tak Masuk Surabaya, Simak Rincian Jalurnya!

Bus Trans Jatim Koridor 1 jurusan Sidoarjo – Surabaya– Gresik resmi beroperasi. Simak rute lengkapnya di sini!

Penulis: M Taufik | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Taufik
Sejumlah penumpang menjajal perjalanan pertama bus trans Sidoarjo – Surabaya – Gresik dari Terminal Porong, Sidoarjo 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJOBus Trans Jatim Koridor 1 jurusan Sidoarjo – SurabayaGresik resmi beroperasi.

Sebanyak 20 armada plus dua bus cadangan resmi dijalankan dari Terminal Porong di Sidoarjo, Jumat (19/8/2022).

Rinciannya, 15 halte dioperasi untuk jurusan SidoarjoGresik dan 17 halte dijalankan dari Gresik tujuan Sidoarjo.

Tidak ada jadwal atau rute bus yang masuk ke Surabaya.

Ya, rute perjalanan bus trans itu dari Terminal Porong langsung ke Laranagan, kemudian masuk ke tol, sampai ke Terminal Purabanya di Bungurasih, Sidoarjo. Dari sana, bus melaju lewat tol dan turun di Romokalisari. Berlanjut sampai ke Bunder, Gresik.

Bus hanya berhenti di halte yang ada di sepanjang jalur tersebut. Demikian juga rute dari Gresik menuju Sidoarjo. Jalur sama, dan berhenti di halte-halte yang tersedia di sepanjang jalur tersebut. Bus hanya boleh menaikkan penumpang di halte.

“Rute yang ditempuh sepanjang 74 kilometer. Bus beroperasi dari pukul 05.00 WIB sampai 21.00 WIB,” ungkap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansya di sela launching Bus Trans Jatim Koridor 1 di Terminal Porong, Sidoarjo, Jumat sore.

Harapnnya, operasional bus trans ini bisa mengurangi kemacetan di seputaran Gresik dan SIdoarjo, mengurangi angka kecelakaan, dan mengurangi gas emisi buang. Serta keberadaan bus ini diharap juga meningkatkan pelayanan public di Jawa Timur.

Baca juga: Rute Lengkap Bus Trans Jatim, Bakal Beroperasi di Surabaya Raya, Ada Aplikasinya

“Jumlah penduduk terus bertambah, sementara ruas jalan tetap alias tidak sebanding dengan peningkatan jumlah penduduk. Harapannya, operasional bus trans ini bisa ikut berkontribusi terkait dalam pengurangan kemacetan, angka kecelakaan, dan emisi gas buang,” ujar Khofifah.

Tarif bus trans ini terbilang sangat murah. Rp 2.500 untuk pelajar dan santri, Rp 5.000 untuk penumpang umum. Dan selama seminggu sejak launching, bus gratis untuk semua penumpang.

Dalam operasionalnya nanti, pembayaran dilakukan nontunai. Pembayaran bisa lewat barcode uang elektronik. Pelayanannya oleh pramugari yang disediakan di setiap bus. Pemesanan tiket dan sebagainya, bisa dilakukan lewat aplikasi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Gresih Fandi Ahmad Yani turut hadir dalam launching itu. Tiga kepala daerah ini juga sempat naik bus bersama Gubernur Khofifah dari Terminal Porong.

“Sidoarjo ini saat siang penduduknya sekira 2 juta orang, tapi ketika malam hari jadi 4 juta orang. Artinya, mobilitas warga di tiga daerah ini luar biasa. Artinya orang-orang yang berada di tiga daerah ini sebenarnya sama. Makanya kami ingin tidak ada dikotomi. Ini Surabaya Raya,” ujar Gus Muhdlor saat sambutan bersama Eri dan Fandi.

Di hadapan gubernur dan sejumlah pejabat yang hadir, Muhdlor yang menyampaikan keinginan tiga kepala daerah agar bus trans bisa digratiskan. “Mungkin bisa dibantu subsidi dari Pemprov Jatim,” kelakarnya.

Disampaikan pula bahwa jika Bus Trans hanya lewat Terminal Bungurasih, kayaknya masih kurang. Diharap bisa dipetakan titik-titik keramaian di Surabaya dan sekitarnya, kemudian ditambah rute bus ke titik-titik strategi situ.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved