Berita Madiun

Pakai Ketapel, Warga Madiun Ini 3 Kali Kirim Sabu ke dalam Lapas Pemuda, Upah Rp500 Ribu Tiap Antar

Polres Madiun Kota bersama Lapas Pemuda Madiun meringkus seorang pemuda yang berniat memasukkan narkotika jenis Sabu ke dalam Lapas Pemuda, Senin (13/

TRIBUNJATIM.COM/Sofyan Arif Candra
Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono Bersama Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Pemuda Madiun, Barta Bima Rachmawan (37). Dalam aksinya para pelaku mengirim pesanan sabu dengan cara menggunakan ketapel 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Polres Madiun Kota bersama Lapas Pemuda Madiun meringkus seorang pemuda yang berniat memasukkan narkotika jenis sabu ke dalam Lapas Pemuda, Senin (13/6/2022) siang.

Barta Bima Rachmawan (37) berencana memasukkan pesanan sabu ke dalam lapas menggunakan ketapel.

Barang haram seberat 0,65 gram tersebut dililit plastik yang disertai dengan pemberat berupa batu hingga berbentuk seperti kelereng.

Aksi warga Kecamatan Pilangkenceng tersebut diketahui petugas yang sedang berjaga dan langsung diringkus di lokasi.

Sementara sabu yang sudah berhasil dilemparkan ke dalam Lapas berhasil ditemukan di dekat gereja di dalam Lapas Pemuda Madiun.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Suryono mengatakan sabu tersebut merupakan pesanan dari dua nara pidana (Napi) binaan Lapas Pemuda Madiun, HP dan SW.

Baca juga: Aksi Nekat Pria Madiun Selundupkan Narkoba ke Lapas, Pelaku Gunakan Ketapel Jadi Senjata

"Keduanya merupakan residivis dengan kasus yang sama (Narkoba)," kata Suryono, Rabu (24/8/2022).

Suryono mengatakan HP dan SW pesan sabu tersebut dari dalam Lapas menggunakan wartel yang memang disediakan oleh Lapas untuk telepon keluarga.

"Ada petugas (Lapas) yang mendampingi tapi di luar ruangan," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved