Berita Kota Madiun

Produksi Bus Listrik untuk KTT G20 Sudah 50 Persen, Usai dari Bali Digunakan di Surabaya dan Bandung

Produksi bus listrik yang akan dipakai KTT G20 Bali 2022 sudah 50 persen, usai dari Bali digunakan di Surabaya dan Bandung.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II, Kartika Wirjoatmodjo mencoba bus listrik E-Inobus produksi PT INKA untuk berkeliling Kota Madiun, Senin (29/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - PT INKA Madiun mengebut produksi bus listrik E-Inobus yang akan digunakan di KTT G20 Bali pada bulan November 2022 nanti.

PT INKA akan memproduksi 53 unit bus listrik E-Inobus, 30 unit di antaranya akan digunakan untuk kegiatan G20. 

Sementara 23 unit lainnya digunakan untuk kerja sama dengan Perum Damri.

Dirut PT INKA Madiun, Budi Noviantoro mengatakan, saat ini produksi bus listrik untuk KTT G20 Bali sudah mencapai 50 persen.

"Body dibuat di INKA dari stainless steel, selesai 32 bis. 30 bus sudah di karoseri dipasang kaca tempat duduk dan lainnya sudah jadi 17," kata Budi Noviantoro, Selasa (30/8/2022).

Sementara yang sudah dipasang komponen ada 12 unit bus, lalu yang sudah uji lintas ada 6 unit bus.

"Dari 6 unit bus tersebut yang TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)-nya 56 persen baru 1 unit, yang lain masih 42 persen," lanjutnya.

Budi Noviantoro mengatakan, PT INKA telah menandatangani kerja sama dengan sejumlah pihak untuk meningkatkan TKDN dari E-Inobus.

"Untuk baterai sudah kita kuasai. Tinggal komponen yang lain misalnya steering, gear box, shockbreaker yang kita masih impor," ucap Budi Noviantoro.

Menurut Budi Noviantoro, perusahaan di Indonesia sudah mempunyai teknologi untuk memproduksi barang-barang tersebut. hanya saja ekosistem manufaktur Indonesia yang masih perlu dibangun.

Lebih lanjut, Budi Noviantoro mengatakan, setelah E-Inobus digunakan di KTT G20 Bali selama sebulan, 30 bus tersebut akan bergabung dengan 23 unit bus lainnya.

"Kembali ke PT INKA untuk kita cat ulang sesuai pesanan Damri," ucap Budi Noviantoro.

Bus listrik tersebut, memang telah dipesan Damri menggunakan sistem Buy The Service untuk dioperasionalkan di Bandung dan Surabaya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Madiun

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved