Berita Kota Mojokerto

Makan Bahu Jalan, 4 Reklame di Jalan Majapahit Kota Mojokerto Dibongkar Paksa Satpol PP

Makan bahu jalan dan habis masa izinnya, 4 reklame di Jalan Majapahit Kota Mojokerto dibongkar paksa Satpol PP.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Petugas Satpol PP membongkar reklame yang menyalahi aturan memakan bahu jalan di sepanjang Jalan Majapahit, Kota Mojokerto, Kamis (1/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Empat reklame yang menyalahi aturan di sepanjang Jalan Majapahit Kota Mojokerto dibongkar satpol PP.

Pembongkaran paksa dilakukan lantaran reklame memakan bahu jalan, dan pemilik tidak memperbarui izin.

Kasi Informasi dan Penyuluhan Satpol PP Kota Mojokerto, Durman Sihombing mengatakan, sejumlah reklame ini dibongkar bersama Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNaker) serta Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKPD) Kota Mojokerto.

"Empat reklame ini memakan bahu jalan dan habis masa izinnya, makanya kita bongkar," jelas Durman Sihombing, Kamis (1/9/2022).

Menurut dia, reklame ini melanggar peraturan Wali Kota Mojokerto Nomor 81 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Wali Kota Mojokerto Nomor 9 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Reklame.

Aturan dalam Pasal 12 (1) disebutkan reklame di jaringan jalan dalam kawasan perkotaan dalam ditempatkan di dalam ruang manfaat jalan dengan ketentuan bagian reklame tidak terdapat di atas bahu jalan dan jalur lalu lintas.

"Perda terbaru karena peraturan sekarang itu tidak boleh materi reklame di atas badan jalan atau jalan lalu lintas," ungkapnya.

Durman Sihombing menyebut, sesuai aturan terbaru, batas reklame hanya diperbolehkan maksimal di atas trotoar.

Sebelumnya, pihaknya telah melayangkan surat peringatan terhadap pemilik reklame untuk memperbarui izin dan membongkar mandiri. Namun ternyata tidak dihiraukan, sehingga petugas membongkar paksa reklame tersebut. Pembongkaran reklame dilakukan selama dua hari ini.

"Kita sudah kirim surat peringatan hingga tiga kali, tapi tidak ada konfirmasi dari pemilik sehingga sesuai SOP kita lakukan pembongkaran," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Mojokerto

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved