Berita Malang

Seharian Tidak Bisa Dihubung, Dokter Muda di Malang Tewas Tak Wajar di Kamar Kos

Seorang dokter muda ditemukan tewas di kamar kosnya, pada Selasa (6/9/2022) sore. Diketahui, dokter muda tersebut nekat mengakhiri hidup dengan cara

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribunnews.com
Ilustrasi dokter muda di Malang tewas tak wajar di kamar kos 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang dokter muda ditemukan tewas tak wajar di kamar kosnya, pada Selasa (6/9/2022) sore.

Diketahui, dokter muda tersebut nekat mengakhiri hidup dengan cara tak wajar yaitu gantung diri di pintu kamar tempat tinggalnya, di Jalan Monginsidi Kecamatan Klojen Kota Malang.

Berdasarkan informasi yang didapat TribunJatim.com, korban bernama AH alias Arif (29) ini, sudah seharian tidak bisa dihubungi. Karena curiga, teman korban mencoba mencari korban dengan mendatangi tempat tinggalnya.

Saat itu, teman korban mendatangi tempat tinggal korban sekitar pukul 15.00 WIB. Di tempat tinggal korban, tidak terdengar suara dan tanda-tanda kehidupan.

Akhirnya, teman korban melihat melalui jendela. Dan benar saja, tubuh korban sudah tergantung di depan pintu masuk kamar korban.

Baca juga: Tuban Gempar, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tak Wajar di Gubuk Sawah, Posisi Jasad Tergantung

Mengetahui hal tersebut, teman korban langsung meminta tolong dan melaporkan ke pihak kepolisian. Lalu sekitar pukul 16.30 WIB, petugas mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengecek kondisi tubuh korban.

Dari hasil identifikasi, tidak ada tanda dan bekas kekerasan pada tubuh korban. Korban tewas murni karena bunuh diri.

TribunJatim.com mencoba mengkonfirmasi kejadian itu ke Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga.

"Iya memang benar, jenazah korban telah dibawa petugas ke Kamar Jenazah RSSA Malang," jelasnya kepada TribunJatim.com, Rabu (7/9/2022).

Namun, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui alasan pasti korban nekat mengakhiri hidupnya.

"Jenazah sudah dibawa keluarga ke Bogor untuk dimakamkan, dibawa oleh pihak keluarga pada Rabu (7/9/2022) pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved