Berita Lumajang

Pesan Anang Ahmad Syaifuddin untuk Mahasiswa usai Umumkan Mundur dari Jabatan Ketua DPRD Lumajang

Pesan Anang Ahmad Syaifuddin untuk mahasiswa usai umumkan mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang, buntut tak hafal Pancasila.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Tony Hermawan
Anang Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Lumajang, memutuskan mundur dari jabatan usai salah melafalkan teks Pancasila. Pengumuman itu disampaikan saat rapat DPRD Lumajang dengan agenda pembahasan Raperda anggaran APBD tahun 2022, Senin (12/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Anang Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Lumajang yang baru saja mengumumkan mundur dari jabatannya memberi pesan pada para mahasiswa, Senin (12/9/2022).

Anang Ahmad Syaifuddin mengumumkan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Lumajang usai salah melafalkan lima butir Pancasila.

Saat itu, Anang Ahmad Syaifuddin gagal dua kali membacakan lima butir Pancasila secara sempurna saat menemui massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang melakukan demo kenaikan harga BBM.

Menurut Anang Ahmad Syaifuddin, tindakan mundur dari jabatan ketua DPRD ini merupakan keputusan final yang diambil dari buah pemikirannya.

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, keputusan tersebut diambil tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Baginya, orang tidak hafal Pancasila bukan orang salah, namun itu sangat tidak pantas jika dialami oleh seorang ketua DPRD.

Baca juga: Buntut Tak Hafal Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Anang Ahmad Syaifuddin Umumkan Mundur dari Jabatan

"Untuk mahasiswa tetaplah jadi alarm Indonesia. Tetaplah jadi pengingat kami semua," pesannya pada mahasiswa.

Pesan yang disampaikan Anang Ahmad Syaifuddin menjadi potret bahwa ia adalah anggota legislatif yang terbuka dengan kritikan.

Dia mengaku mendukung gerakan politik kaum muda. Baginya mereka yang turun ke jalan justru memperlihatkan bukti kepedulian anak muda terhadap kehidupan bernegara.

Selain memberikan pesan untuk mahasiswa, Anang Ahmad Syaifuddin juga meminta maaf kepada masyarakat.

Dia menginginkan setelah mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang, kegaduhan salah ucap Pancasila bisa segera berakhir.

"Ucapan maaf tak terhingga kepada masyarakat, khususnya anggota DPRD, pemerintah, dan elemen masyarakat atas insiden ini," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Lumajang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved