Berita Surabaya

2 Perguruan Silat Bentrok di Surabaya Dini Hari. 3 Terluka, Penyebab Terungkap?

Tim Antibandit Polsek Genteng Polrestabes Surabaya mengamankan dua orang remaja yang terlibat tawuran dua kelompok perguruan silat

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Istimewa/ BPBD Kota Surabaya
Saat petugas Tim Medis PMI dan BPBD Kota Surabaya memberikan penanganan medis terhadap para korban luka akibat bentrokan dua kelompok perguruan silat di Jalan Jenderal Basuki Rachmat No. 106-128, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Minggu (25/9/2022) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Tim Antibandit Polsek Genteng Polrestabes Surabaya mengamankan dua orang remaja yang terlibat tawuran dua kelompok perguruan silat di Jalan Jenderal Basuki Rachmat No. 106-128, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Minggu (25/9/2022) dini hari.

Akibat insiden tersebut, tiga orang remaja dikabarkan terluka. Mereka berjenis kelamin laki-laki, berinisial AB (18) warga Surabaya, mengalami luka robek di bagian kepala.

Kemudian, AD (18) warga Sidoarjo, mengalami luka robek di bagian kepala. Dan, SF (16) warga Gresik, mengalami luka parut di bagian lutut kedua kakinya.

Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya Kompol Andhika Mizaldy Lubis mengatakan, pihaknya mengamankan dua orang remaja yang diduga kuat terlibat dalam insiden bentrokan tersebut.

Keduanya merupakan oknun anggota sebuah perguruan silat yang terlibat bentrokan hingga menyebabkan tiga orang terluka.

Hanya saja sampai saat ini, pihaknya belum memberikan keterangan lengkap perihal sejauh mana keterlibatan keduanya dalam insiden bentrokan tersebut.

Mengingat proses penyelidikan dan penyidikan masih dilakukan oleh pihaknya, yang dalam hal ini Tim Antibandit Polsek Genteng Polrestabes Surabaya.

Baca juga: Buntut Tawuran Pelajar di Surabaya, Satpol PP Gelar Sosialisasi Pencegahan di Sekolah

"Yang diamankan 2 orang. Benar (oknum anggota salah satu perguruan silat yang terlibat bentrok," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (25/9/2022).

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kota Surabaya Ridwan Mubarun mengatakan, ketiganya sudah memperoleh penanganan media di lokasi kejadian oleh tim media PMI Kota Surabaya.

Petugas gabungan dari BPBD Kota Surabaya dan Satpol PP Kota Surabaya sudah melakukan upaya pembubaran aksi bentrokan meksipun beberapa petugas sempat menjadi sasaran pelemparan batu.

"Petugas gabungan dari jarping melakukan penghimbauan serta pembubaran dengan hati-hati dikarenakan sebagai para pelaku masih melempari batu ke petugas dan tak segan-segan melukai petugas," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com

Insiden bentrokan tersebut bermula saat sebuah kelompok perguruan silat melakukan pertemuan di salah satu warung kopi (warkop) kawasan jalan tersebut, sekitar pukul 00.34 WIB.

Ternyata ada kelompok perguruan silat lain yang sempat melintas di kawasan jalan tersebut, dan diduga melakukan aksi provokasi dengan membunyikan mesin motor secara kencang (mbleyer), beberapa kali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved