Berita Kota Malang

Petugas LPP Kelas IIA Malang Ditemukan Meninggal, Sempat Kirim Pesan WA ke Istri

Petugas LPP Kelas IIA Malang ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya, sebelum kejadian, sempat kirim pesan WA ke istri.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Petugas Polsek Sukun dibantu petugas medis dan LPP Kelas IIA Sukun Malang saat mengevakuasi petugas LPP Kelas IIA Malang, yang meninggal dunia di tempat tinggalnya di Kompleks Perumahan LP Wanita Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Malang, Selasa (27/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Diduga akibat kelelahan dan disertai asam lambung, petugas Lapas Perempuan (LPP) Kelas IIA Malang meninggal dunia.

Diketahui, korban bernama Tafif Birawa (58). Dia ditemukan meninggal di tempat tinggalnya di Kompleks Perumahan LP Wanita Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Malang, Selasa (27/9/2022) siang.

Pria yang merupakan warga asal Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang itu, ditemukan meninggal oleh mertua dan istrinya sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban yang aktif sebagai petugas pengamanan LPP Kelas IIA Malang diketahui punya riwayat penyakit asam lambung.

Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar mengatakan, dari penuturan warga, saat itu korban baru saja menjalankan piket jaga. Namun, korban sudah merasa tidak enak badan sejak Senin (26/9/2022).

"Korban ini mengantarkan istrinya pulang ke rumah orang tua istrinya di Kecamatan Wajak. Kemudian, korban ini sendirian kembali ke tempat tinggalnya. Malam hari sebelum korban meninggal, sempat mengirimkan pesan WA (WhatsApp) kepada sang istri tetapi tidak ada balasan," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Saat itu, korban sudah mengalami gejala sakit asam lambung yang kambuh. Dari penuturan keluarga, korban sempat bercerita mengalami batuk tidak berdahak dan merasa mual.

Lalu pada Selasa (27/9/2022) sekitar pukul 14.00 WIB, mertua korban merasa khawatir dan mendatangi korban.

Benar saja, saat mertua dan istri korban masuk ke dalam rumah melalui pintu samping, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di kursi rumahnya.

"Dari hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari riwayat rekam medis, memang korban ini mengidap penyakit asam lambung. Dan diduga kambuh hingga membuat korban meninggal dunia," bebernya.

Atas kejadian tersebut, jasad korban segera dievakuasi menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Istri Akhiri Hidup di Lapas Kelas I Malang, Motif dalam Penyelidikan

Sementara itu, Kepala LPP Kelas IIA Malang, Tri Anna Aryati menyampaikan dukacita.

Ia menuturkan, korban sebetulnya akan menginjak masa purnatugas per 1 November 2022 mendatang.

"Beliau adalah petugas yang penuh integritas. Sosok bapak yang bisa menjadi teladan bagi para juniornya. Doa kami semoga almarhum diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim

Kumpulan berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved