Berita Surabaya

Hadiri Rapim di Surabaya, Anggota KPU RI Sebut Jawa Timur Layak Jadi Barometer Pemilu Nasional

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) memiliki peran dan posisi strategis dalam pemilu 2024 mendatang.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
Dok KPU Jatim
Anggota KPU August Mellaz dalam penutupan Rapat Pimpinan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya, Rabu (5/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) memiliki peran dan posisi strategis dalam Pemilu 2024 mendatang. Bahkan Jawa Timur dinilai layak menjadi barometer bagi perkembangan kepemiluan nasional.

Pernyataan ini disampaikan Anggota KPU August Mellaz dalam penutupan Rapat Pimpinan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya, Rabu (5/10/2022).

"Pemilu 2024 tidak mudah, tapi saya kira dengan luar biasanya KPU Jatim yakin bisa melaksanakannya karena sudah dijalankan dengan baik dan kalkulasi yang cermat,” katanya.

August menjelaskan, Pemilu 2024 dapat dilihat menjadi suatu titik balik dari peradaban kepemiluan Indonesia. Apakah masih berada pada masa transisi demokrasi atau telah mencapai titik tumpu dalam melaksanakan kelembagaan demokrasi.

Sebab, diketahui Indonesia sejak 1999 sampai dengan sekarang sudah melaksanakan enam kali Pemilu. "Hal ini menjadi tantangan apakah kita bisa mengemas menjadi pengalaman baik yang bisa dibanggakan dipertukarkan di belahan dunia lain,” jelasnya.

Dalam agenda tersebut, August juga menyampaikan sejumlah isu nasional kepemiluan ke depan. Dia menganggap Rapim ini menjadi momentum yang penting karena akan ada banyak agenda nasional yang tentu tidak mudah.

Baca juga: Di Hadapan Bakal Caleg, Ahmad Syaikhu Minta Totalitas Menangkan PKS di Pemilu 2024

Perkembangan terakhir, lanjutnya, sebanyak empat Rancangan Peraturan KPU (PKPU) telah disetujui dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) KPU bersama Komisi II DPR RI bersama Pemerintah pada 3 Oktober 2022.

Empat Rancangan PKPU tersebut yaitu mengenai Pemutakhiran Data Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Penataan Daerah Pemilihan (Dapil), serta Syarat Pencalonan Perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Lebih lanjut, Pria kelahiran Surabaya itu berpesan melalui Rapim tersebut seluruh penyelenggara harus berkomitmen untuk lebih menyolidkan kelembagaan ke depan.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved