Tragedi Arema vs Persebaya

Tanggapi Tragedi Kanjuruhan, Ketua PWNU Jatim Sampaikan Pesan untuk Warga serta Polisi

Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar bersama jajaran Forkopimda Jatim dan Polri, menjenguk korban tragedi Stadion Kanjuruhan yang menjalani perawatan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar saat memberikan keterangan, usai menjenguk korban tragedi Stadion Kanjuruhan yang menjalani perawatan di RSSA Malang, Selasa (4/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar bersama jajaran Forkopimda Jatim dan Polri, menjenguk korban tragedi Kanjuruhan yang menjalani perawatan di RSSA Malang, Selasa (4/10/2022).

Selain menjenguk para korban, mereka juga mendapat paparan dari pihak RSSA Malang terkait kondisi medis tiap korban yang masih menjalani rawat inap.

Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar turut berduka cita dan ikut berbelasungkawa kepada para korban musibah tragedi Stadion Kanjuruhan.

"Kita sama sama susah, sedih, prihatin, dan berbelasungkawa kepada mereka," ujarnya kepada awak media usai menjenguk para korban di RSSA Malang.

Dirinya pun juga menyampaikan kepada warga Nahdliyin (sebutan untuk warga NU), khususnya Nahdliyin di Jawa Timur untuk menggelar salat gaib mendoakan korban meninggal tragedi Stadion Kanjuruhan.

"Yang pertama membuat imbauan, agar warga NU dimana pun berada untuk mengadakan salat gaib dan menyampaikan doa tahlil," terangnya.

Baca juga: Malam Kelabu di Stadion Kanjuruhan: Kengerian di Pintu 13 dan 14 hingga Sakaratul Maut di Depan Mata

Dirinya juga berpesan kepada pihak kepolisian dan pemerintah, untuk mendahulukan masalah kemanusiaan.

"Yang kedua, kami sudah sampaikan kepada kepolisian dan pada pemerintah, supaya masalah kemanusiaan didahulukan. Yang sakit disembuhkan semaksimal mungkin dengan upaya maksimal. Yang wafat, dirawat sesuai agamanya masing masing,"

"Kemudian, insyallah juga disampaikan dari pemerintah, Polri, Pemprov, dan dari NU, ada sedikit santunan untuk keluarga yang wafat dan juga yang anaknya sakit," jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan dan yakin, bahwa pihak kepolisian akan mengusut tuntas tragedi Stadion Kanjuruhan tersebut.

"Pak Kapolda telah memastikan, tetap ada proses hukum bagi yang bersalah, siapapun. Tetapi yang kami utamakan masalah kemanusiannya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved