Pemprov Jatim

Jatim Raih Predikat Sistem Merit Kualitas Sangat Baik di Pengisian JPT 2021, Khofifah: Jadi Motivasi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil meraih penghargaan dalam Anugerah Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tahun 2021 yang digelar ole

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan pelantikan pejabat eselon dua di Grahadi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil meraih penghargaan dalam Anugerah Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tahun 2021 yang digelar oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Pemprov Jatim mendapat penghargaan sebagai provinsi yang menerapkan sistem merit dengan ‘Kualitas Sangat Baik’ dalam pengisian JPT tahun 2021, dan memperoleh penilaian penerapan sistem merit tertinggi se-Indonesia.

Penghargaan tersebut secara langsung diserahkan pada acara Anugerah Kualitas Pengisian JPT tahun 2021 dan Launching Aplikasi SIJAPTI 4.0 yang digelar oleh KASN.

Atas prestasi dan capaian tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim yang telah berhasil menjadi leading sektor penerapan sistem merit di Pemprov Jatim khususnya dalam pengisian JPT tahun 2021.

Menurutnya, penghargaan ini memberikan arti bahwa manajemen ASN di Pemprov Jatim telah berjalan pada koridor kepegawaian dan on the track.

“Penghargaan ini menjadi motivasi kami di Jatim untuk terus menerapkan sistem meritokrasi sebaik mungkin dalam manajemen ASN. Kami yakin bahwa dengan sistem merit yang dilaksanakan secara baik, akan mewujudkan manajemen SDM dalam pemerintahan yang baik, menghilangkan potensi adanya jual beli jabatan, dan mewujudkan penataan SDM yang sesuai dengan kualifikasi kompetensi dan kinerja di masing-masing unit kerja,” ungkapnya di Gedung Negara Grahadi, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: Ziarah ke Makam Gubernur Pertama Jatim, Khofifah Ajak Anak Muda Teladani Sosok RMT Ario Soerjo

Ada lima dimensi penilaian dalam penerapan meritokrasi yang dinilai dalam ajang ini. Yaitu mulai dari Persiapan Pengisian (25 persen), Pelaksanaan JPT (40 persen), Pelaporan Pengisian (15 persen), Inovasi Pengisian (20 persen), Dimensi Pelanggaran Sistem Merit (Pengaduan).

Dikatakan Khofifah, penerapan sistem merit berkualitas Sangat Baik dan memperoleh nilai tertinggi se Indonesia berhasil dicapai Jatim berkat adanya Assessment Center Predikat A yang telah dimiliki Pemprov Jatim.

“Dengan adanya Assessment Center maka penilaian kompetensi masing masing ASN sangat bisa diandalkan. Dan dapat menjadi acuan dalam penataan dan managemen ASN di Jatim,” tegas Khofifah.

Selain itu, Pemprov Jatim juga memiliki Peraturan Gubernur tentang Penetapan Jenjang Pola Karir ASN, serta pelaksanaan seleksi terbuka maupun rotasi di Pemerintah Provinsi Jawa Timur memenuhi persyaratan sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Dengan konsisten menerapkan sistem merit, Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim melalui BKD dan BPSDM Provinsi Jatim terus bertransformasi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah dan upaya dalam menyiapkan SDM berkualitas dan memiliki kualifikasi sesuai kompetensi di masing masing unit kerja menjadikan Pemprov Jatim berhasil meraih penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sistem merit yang dilakukan oleh BKD Jatim, lanjut Khofifah terus mengedepankan manajemen SDM meliputi kualifikasi, kompetensi dan kinerja sebagai pertimbangan utama dalam proses perencanaan, perekrutan, penggajian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved