Tragedi Arema Vs Persebaya
Penyebab Tragedi Kanjuruhan Bukan Suporter Masuk Lapangan? ini Kata Komnas HAM, Ulah Security Dikuak
Komnas HAM baru-baru ini mengungkap penyebab insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pascapertandingan Arema melawan Persebaya.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
"Laporan ke saya dari Pak Suko selaku Security Officer bahwa semua pintu dibuka. Tetapi ini sudah masuk dalam materi penyidikan, saya mohon maaf tidak bisa menyampaikan lebih lanjut," katanya.
Baca juga: Belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan, Dishub Kota Malang Putar Lagu Sampai Jumpa di Traffic Light
Ditambahkan, Manajer Arema FC, Ali Rifki mengatakan dirinya mendapatkan informasi dari salah satu penonton yang menyampaikan bahwa di menit ke-85 posisi pintu stadion masih terbuka.
"Tidak kebagian tiket belum masuk sampai menit 85, baru dia dapat tiket, dia lari, dia menyampaikan ke saya tadi, dia masuk ke stadion pintu masih terbuka," katanya.
Namun, pada saat tragedi, pintu stadion tertutup. "Jadi kalau yang disampaikan sebelum peluit berakhir masih terbuka, saya dapat kesaksian dari suporter memang iya, tapi setelahnya tertutup," katanya.