Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tragedi Arema vs Persebaya

Dampak Gas Air Mata Selamanya Membekas Pada Korban Kanjuruhan, PSSI Dapat Pesan dari Tersangka

Dampak Gas Air Mata yang ditembakkan petugas keamanan pada akhirnya membekas di tubuh dan mental para korban Tragedi Kanjuruhan.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Surya Malang, Tribunnews.com
Ketua PSSI dan Jokowi saat meninjau Stadion Kanjuruhan Malang yang memakan korban sampai ratusan jiwa, Sabtu (28/9/2022). 

Sementara korban yang masih menjalani rawat inap sebanyak 36 orang.

"Para korban luka harus menjalani perawatan intensif."

Baca juga: Efek Fatal Penembakan Gas Air Mata ke Korban Tragedi Kanjuruhan, 3 Orang ini Perintahkan, Panik

Dampak lain yang pastinya terus membekas selamanya di dalam diri setiap korban hidup dan luka-luka itu adalah kejiwaan.

"Bukan cuma soal luka jasmani, tapi juga luka rohani."

"Trauma healing menjadi salah satu yang menghantui."

"Karena itu, pihak-pihak terkait harus memberikan perhatian khusus."

"Karena mereka korban hidup pastinya akan mengalami guncangan psikologis yang perlu pendampingan agar bisa menjalani hidup dengan normal," jelasnya.

Baca juga: Temuan TGIPF: Banyak Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Pendarahan dalam Mata, Sesak dan Batuk

Sementara itu, pihak Panitia Pelaksana dan para tersangka lainnya, melayangkan ucapan pedas untuk PSSI.

Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang, Abdul Haris yang menjabat sebagai Ketua Panpel Arema FC, memberi sindiran pedas untuk PSSI.

Abdul Haris menilai seharusnya tragedi itu juga menjadi tanggung jawab PSSI, tidak hanya menjadi tanggung jawab Panpel dan Direktur PT LIB yang kini juga dijadikan tersangka.

Maka, para tersangka juga menyampaikan pesan pedas dan mendalamnya untuk PSSI.

Baca juga: Tersangka Tragedi Kanjuruhan Keluarkan Sindiran Keras ke PSSI: Jangan Berlindung di Balik Regulasi

"Kalau saya dijadikan tersangka, saya menerima."

"Saya ikhlas tanggung jawab ini saya pikul, atas nama kemanusiaan saya takut siksa Allah dari pada siksa dunia."

"Tidak apa-apa kalau memang ini takdir dan musibah yang saya hadapi," kata Abdul Haris, Jumat (7/10/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved