Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tragedi Arema vs Persebaya

Dampak Gas Air Mata Selamanya Membekas Pada Korban Kanjuruhan, PSSI Dapat Pesan dari Tersangka

Dampak Gas Air Mata yang ditembakkan petugas keamanan pada akhirnya membekas di tubuh dan mental para korban Tragedi Kanjuruhan.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Surya Malang, Tribunnews.com
Ketua PSSI dan Jokowi saat meninjau Stadion Kanjuruhan Malang yang memakan korban sampai ratusan jiwa, Sabtu (28/9/2022). 

"Tapi jangan ketika sukses pertandingan seluruh Indonesia-lah ketuanya, tapi ketika ada kegagalan dilimpahkan kepada ketua Panpel."

"Janganlah berbahagia di atas penderitaan kesedihan kami."

Baca juga: Ayahnya Gugur saat Tragedi Kanjuruhan, Putra Polisi Sampaikan Isi Hati ke Kapolda, Ingin Jadi Polisi

"Saya sangat respek pada otoritas dan operator pertandingan bola di Indonesia."

"Tapi saya mengetuk hati nurani semua, karena sepak bola itu jiwa sportivitas."

"Jangan berlindung di balik regulasi, bapak-bapak lepas cuci tangan," tambahnya.

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) meninjau lokasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022). Dalam pernyataannya, Presiden memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum mengaudit seluruh stadion di Indonesia agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) meninjau lokasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022). Dalam pernyataannya, Presiden memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum mengaudit seluruh stadion di Indonesia agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali. (Tribun Jatim Network/Purwanto)

Lebih lanjut Abdul Haris meminta pertanggung-jawaban PSSI yang juga memberikan izin terlaksananya pertandingan Derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) lalu.

"Secara moral saya tanggung jawab, saya sportif, ini kesalahan saya karena sebagai Panpel tidak bisa menyelamatkan dan melindungi suporter."

"Saya disanksi seumur hidup tidak masalah."

"Saya ikhlas karena resiko sosial yang harus saya tanggung."

"Tapi perlu diketahui, verifikasi dari PSSI tolong juga dipertanyakan hingga pertandingan itu bisa berjalan."

"Apa sih yang menjadi tugas kita masing-masing," tutup Abdul Haris.

Berita seputar Tragedi Arema vs Persebaya

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved