Berita Blitar

Panik Warga Blitar saat Lintasi Cek Dam, Mendadak Diterjang Luapan Sungai, Motor Hanyut Terbawa Arus

Topan (60), warga Dusun Ngadirejo, tak menyangka saat melintas di tengah dam, mendadak air sungai meluap dan menghantamnya dan motornya Hanyut terbawa

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/IMAM TAUFIQ
Korban Topan, kaos hitam, sedang duduk di tepi sungai sesaat setelah selamat dari terjangan air sungai yang mendadak meluap. 

Laporan Wartwan Tribun Jatim Network, Imam Taufik

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tidak bisa dibayangkan, bagaimana upaya Topan (60), warga Dusun Ngadirejo, Desa Genengan, Kecamatan Doko, ketika diterjang air sungai Kedung Krongsong, yang mendadak meluap ke atas jalan cek dam, yang ada di Dusun Kedungrejo, Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun, Minggu (9/10/2022) pagi kemarin, 

Sebab, tanpa diduganya, di saat dirinya melintas di tengah-tengah cek dam yang membentang sepanjang sekitar 18 meter itu, mendadak air sungai itu langsung meluap dan menghantamnya. Karuan, bukan hanya panik namun ia langsung terjatuh dari sepeda motornya.

Namun demikian, dengan segala daya upayanya, ia berhasil menyelamatkan diri meski harus gagal menyelamatkan sepeda motornya, Honda Beat tahun 2022. Sebab, sepeda motornya itu terseret arus hingga hanyut di sungai yang muaranya di Sungai Brantas itu.

Itu karena pegangan tangannya terlepas dari stir sepeda motornya akibat tak kuat menahan terjangan air sungai itu, yang mendadak meluap dan membuat sepeda motornya terjatuh di atas jalan cor di cek dam itu. 

Namun, ada cerita lain, jika pegangan tangannya tidak lepas, mungkin ceritanya akan beda. Bisa jadi, ia malah ikut terseret arus bersama sepeda motornya, yang akhirnya. terlempar dari atas jalan cek dam itu. 

Baca juga: Dihantam Ombak saat Asyik Masak Mie, Pemancing di Blitar Hanyut di Pantai Watu Mejo, 2 Rekan Selamat

"Kami bersama warga masih terus mencarinya namun belum ditemukan sepertinya sepeda motor korban (hanyut dan terseret arus)," ujar AKP Heri Purnomo Yuliono, Kapolsek Binangun.

Kejadian yang menimpa korban itu terjadi pada pagi hari atau sekitar pukul 07.00 WIB. Itu terjadi saat korban akan berangkat kerja dengan mengendarai sepeda motor Beat, yang diterjang luapan sungai itu.

Korban sendiri sebagai tukang yang sedang memperbaiki rumahnya Purwanto (68), warga Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun.

Selama bekerja di rumah Purwanto, korban tidak pulang ke rumahnya melainkan menumpang di rumah saudaranya, yang ada di Desa/Kecamatan Binangun. Sebab, kalau pulang tiap hari ke rumahnya, itu cukup jauh atau capek di. Jalan.

Namun, kalau tidur di rumah saudaranya, itu tak jauh dari   lokasi kerjanya atau hanya sekitar 3 km.

"Selama kerja jadi tukang, yang membangun rumah di Kecamatan Binangun, tiap pagi ya lewat situ (cek dam) itu karena lebih cepat," paparnya. 

Kejadian yang menimpa korban itu terjadi pada pagi hari atau sekitar pukul 07.00 WIB. Itu terjadi saat korban akan berangkat kerja dengan mengendarai sepeda motor Beat, yang diterjang luapan sungai itu.

Korban sendiri sebagai tukang yang sedang memperbaiki rumahnya Purwanto (68), warga Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun.

Selama bekerja di rumah Purwanto, korban tidak pulang ke rumahnya melainkan menumpang di rumah saudaranya, yang ada di Desa/Kecamatan Binangun.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved