Berita Sidoarjo

Tiga Bulan Tak Diangkut, Sampah di Perumahan Taman Tiara Sidoarjo Menggunung, DLHK Beri Penjelasan

Tiga bulan tak diangkut ke TPA, sampah di Perumahan Taman Tiara Sidoarjo menggunung, bau tak sedap menyeruak. DLHK beri penjelasan.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Taufik
Kondisi TPS di kawasan Perumahan Taman Tiara Sidoarjo yang sudah sekitar tiga bulan sampahnya tidak diangkut ke TPA, Senin (31/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sudah tiga bulan, sampah yang terkumpul di tempat penampungan sementara (TPS) di kawasan Perumahan Taman Tiara Sidoarjo tidak diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA) di Jabon, Sidoarjo, Senin (31/10/2022).

Tak ayal, sampah rumah tangga yang berada di TPS itupun menumpuk.

Lahan kosong yang dipakai untuk menumpuk sampah di kompleks perumahan sudah penuh, bahkan menggunung. Bukan hanya pemandangannya yang tidak sedap, baunya juga tentu demikian.

“Memang, sampah di kawasan itu sengaja tidak diangkut oleh petugas ke TPA,” kata Kepala Seksi Angkutan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Angga Setyawan saat dikonfirmasi terkait kondisi ini, Senin (31/10/2022).

Menurut Angga Setyawan, alasan petugas tidak mengangkut sampah dari TPS itu ke TPA karena wilayah tersebut tidak membayar retribusi sampah.

Sudah beberapa bulan mereka tidak membayar, sehingga petugas memutuskan untuk memberi sanksi dengan tidak mengangkut sampahnya.

Selain tidak membayar retribusi selama beberapa bulan, pihaknya juga menilai pengelola TPS tersebut kurang profesional.

"Kami pending dulu (pengangkutan sampahnya). Setidaknya sebagai sanksi agar ada efek jera. Sebab perlu juga ada pemilahan sampah secara profesional, termasuk validasi sumber-sumber yang buang sampah ke lokasi itu,” ungkap Angga Setyawan.

Ketika ditanya sampai kapan sanksi tidak ada pengangkutan sampah di kawasan itu akan dicabut, pihaknya mengaku masih menunggu. Persoalan ini sedang dicari solusinya. Termasuk dengan koordinasi bersama beberapa pimpinan dan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan sampah di sana.

Terpisah, pengurus RW di kawasan Taman Tiara Sidoarjo, Totok mengatakan, persoalan ini hanya miskomunikasi saja.

Baca juga: Kelola Bank Sampah, Wali Kota Kediri Launching Aplikasi Laku Pandai dan e-Bank Sampah

Menurutnya, persoalan ini sudah selesai lantaran dia dan pengurus RW serta pihak desa setempat sudah ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk mengkoordinasikan masalah tersebut.

"TPS ini nanti akan ditingkatkan jadi TPS 3R dan akan dikelola lebih profesional. Iuran juga sudah disepakati, nilainya untuk setiap kepala keluarga sebesar Rp 35 ribu. Kami sudah koordinasikan ini semua dengan pemkab agar bisa lebih profesional lagi pengelolaannya,” jawabnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Sidoarjo

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved