Berita Surabaya

Ada Adegan Berempat di Koleksi Video Pemeran Wanita Kebaya Merah, Tersangka Bertambah? '1 Lawan 3'

Temuan polisi menyebutkan bahwa ada adegan berempat dalam koleksi video pemeran wanita kebaya merah. Tersangka bisa bertambah?

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Arie Noer Rachmawati
KOLASE TWITTER dan TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
PEMERAN VIDEO PANAS WANITA KEBAYA MERAH - Temuan polisi menyebutkan bahwa ada adegan berempat dalam koleksi video pemeran wanita kebaya merah. Tidak menutup kemungkinan bahwa tersangka bisa bertambah. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi membeberkan ternyata produksi video panas ACS dan AH, pemeran video wanita kebaya merah, tak cuma melibatkan kedua belah pihak.

Adapun dari pemeriksaan kepolisian Polda Jatim bahwa, dari 92 video dewasa yang diproduksi ada adegan berempat.

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman mengatakan, pada beberapa video pemesanan yang spesifik, terdapat adegan hubungan orang dewasa yang melibatkan tiga orang. 

Mendasari temuan penyidik tersebut, kata Kombes Pol Farman Farman, proses pengembangan kasus akan terus dilakukan.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka dapat bertambah sesuai dengan dinamika hasil pengembangan penyidikan. 

"Sementara kami temukan kedua tersangka ini, dan masih kita dalami kemungkinan ada pihak lainnya, karena salah satunya (video) ada judulnya; 1 lawan 3," katanya, di Ruang Konferensi Pers, Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Selasa (8/11/2022). 

Baca juga: Tampang Asli Pemeran Video Wanita Kebaya Merah, Pemesan 92 Rekaman Syur Terkuak, Dijual via Telegram

Baca juga: Lirikan ACS ke AH saat Konferensi Pers Kasus Video Wanita Berkebaya Merah, Jadi Kode Tertentu?

Dari hasil penyelidikan pula ditemukan ACS dan AH bisa memproduksi video dewasa dengan berbagai macam judul dan adegan.

Dalam artian, pembeli video panas dari ACS dan AH bisa memesan tema.

Video dan foto dewasa tersebut lantas diperjualbelikan oleh keduanya memanfaatkan dua akun Twitter yang dikelola mereka sejak awal 2022. 

Akun Twitter tersebut bernama @ainturslvt dan @meamora.

Melalui cuitan di halaman kedua akun itu, mereka menawarkan harga sebuah pemesanan video dewasa secara bervariasi.

Mulai dari harga ratusan ribu kisaran Rp750 ribu, hingga jutaan rupiah, atau kisaran dua juta rupiah. 

Menurut Kombes Pol Farman, puluhan video dewasa produksi ACS dan AH disimpan dalam perangkat keras (hardware), penyimpanan data (hardisk) internal dalam laptop ataupun eksternal portabel. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved