Berita Madiun

Usulan Lengkap UMK Kota Madiun 2023, Naik 7,38 Persen, Berap Nilai Pastinya?

Pemerintah Kota Madiun dan dewan pengupahan Kota Madiun sepakat mengajukan kenaikan UMK (Upaha Minimum Kota/Kabupaten) Kota Madiun

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Pemerintah Kota Madiun dan dewan pengupahan Kota Madiun sepakat mengajukan kenaikan UMK (Upaha Minimum Kota/Kabupaten) Kota Madiun pada tahun 2023 Sebesar 7,38 Persen. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemerintah Kota Madiun dan dewan pengupahan Kota Madiun sepakat mengajukan kenaikan UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten) Kota Madiun pada tahun 2023.

Berdasarkan rapat koordinasi bersama anggota dewan pengupahan dan didasari oleh data penghitungan UMK dari Badan Pusat Statistik, usulan UMK Kota Madiun tahun 2023 naik sebesar 7,38 persen.

Atau naik sebesar Rp 147.001,29 dari Rp 1.991.105,79 menjadi Rp 2.138.107,08.

"Pertumbuhan ekonomi kita naik. Maka, sudah seharusnya UMK juga naik," ujar Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat yang diselenggarakan di ruang 13 Balai Kota Madiun, Jalan Pahlawan, Rabu (16/11/2022).

Selanjutnya, surat usulan kenaikan UMK yang telah ditandatangani Maidi akan dikirimkan ke Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Hasil keputusan gubernur rencananya akan diumumkan pada 30 November mendatang.

"Harapannya semua (pihak) setuju (dengan besaran kenaikan UMK tahun 2023)," kata Maidi.

 

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved