Berita Viral

Daftar Obat Sirup Aman dan Tidak Aman Konsumsi dari Kemenkes, BPOM Cabut Izin Edar 73 Obat Sirup

Inilah daftar obat sirup aman dan tidak aman dikonsumsi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Cegah gagal ginjal akut pada anak.

Editor: Hefty Suud
via GridHealth.ID
Ilustrasi obat sirup - Berikut daftar obat sirup aman dan tidak aman dikonsumsi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

TRIBUNJATIM.COM - Penggunaan obat sirup untuk anak belakangan perlu lebih diperhatikan. 

Pasalnya beberapa obat sirup dapat memicu penyakit gagal ginjal akut (acute kidney injury atau AKI) pada anak.

Berikut tersaji daftar obat sirup aman dan tidak aman dikonsumsi

Ada 73 obat sirup yang dicabut izin edarnya oleh BPOM.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali merilis obat sirup yang boleh dan tidak boleh digunakan di tengah kasus gagal ginjal akut pada anak.

Perilisan ini merupakan anjuran terbaru penggunaan obat sirup yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/III/3713/2022 tentang Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/Sirup pada Anak dalam Rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal.

Baca juga: Kondisi 1 Pasien Anak Gagal Ginjal Akut di RSSA Malang Membaik, Sudah Tak Lagi Jalani Cuci Darah

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Dalam SE tersebut, Kemenkes menyebut obat sirup yang sudah diteliti aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tanpa zat pelarut tambahan, boleh digunakan, asal tidak berasal dari 3 produsen obat sirup yang sudah dicabut izin edarnya.

Adapun tiga produsen obat sirup tersebut, yaitu PT Yarindo Farmatama, PT Universal Pharmaceutical Industries, dan PT. Afi Farma.

"Apabila terdapat daftar nama produk sesuai angka 3 (merujuk pada tiga perusahaan farmasi) dikecualikan untuk tidak digunakan dikarenakan merupakan daftar nama produk dari 3 distributor produsen yang telah dicabut izin edarnya," tulis salinan SE yang diterima Kompas.com, Rabu (16/11/2022).

Diketahui, sebelumnya BPOM merilis daftar 133 obat dan 23 obat sirup tanpa zat pelarut tambahan yang aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai yang dikeluarkan pada 22 Oktober.

Kemudian, BPOM kembali merilis daftar 65 obat tambahan untuk daftar 133 obat sebelumnya, sehingga totalnya menjadi 198 obat sirup tanpa zat pelarut tambahan yang aman dikonsumsi sesuai aturan pakai yang diumumkan pada 27 Oktober.

Baca juga: Lamongan Zero Penderita Gagal Ginjal Akut pada Anak, Paramedis Tetap Dilarang Beri Obat Sirup

Baca juga: 25 Anak di Jatim Menderita Gagal Ginjal Akut, 9 Orang Berhasil Sembuh, Kondisi Kini Terus Dipantau

Namun kemudian, BPOM mencabut izin edar sirup obat tiga perusahaan farmasi, yaitu PT. Yarindo Farmatama, PT. Universal Pharmaceutical Industries, dan PT. Afi Farma pada 6 November.

Terdapat 73 obat sirup dari tiga perusahaan farmasi itu yang turut dicabut izin edarnya. Oleh karena itu, daftar obat dalam penjelasan BPOM RI sebelumnya atau pada 27 Oktober, dinyatakan tidak berlaku.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved