Berita Gresik

Jadi Incaran Polisi, Maling Motor di Gresik Akhirnya Bisa Ditangkap di Tempat Tak Terduga

Maling sepeda motor matic yang beraksi di Kecamatan Driyorejo diringkus polisi di tempat tak terduga.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Istimewa/ Polsek Driyorejo
Ikbal maling motor matic diamankan di Mapolsek Driyorejo, Senin (28/11/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang maling sepeda motor matic yang beraksi di Kecamatan Driyorejo, Gresik, diringkus polisi di tempat tak terduga.

Pelaku diamankan di rumahnya beserta barang bukti sepeda motor Honda Vario W 6783 DN hasil mencuri.

Aksi pencurian sepeda motor bermula saat korban M. Sonni Ardianto berusia 27 tahun warga Karangandong datang ke rumah kos temannya bernama Novi.

Kos Novi berada di Desa Krikilan. Sonni datang mengendarai sepeda motor Honda Vario W 6793 DN.

Sonni memarkirkan sepeda motor warna hitam miliknya itu. Ditinggal masuk selama 20 menit, sepeda motor Sonni raib.

Tidak ada di dekat lokasi parkir.

Sonni dan Novi sempat mencari sepeda motor kesana kemari namun tidak ketemu. Hingga akhirnya, Sonni melaporkan aksi pencurian sepeda motor ke Polsek Driyorejo.

Baca juga: Mantan Perangkat Desa Jadi Aktor Pencurian Motor di Probolinggo, Beraksi saat Korban Terlelap Tidur

Kapolsek Driyorejo, Kompol Herry Moriyanto Tampake memerintahkan Unit Reskrim melakukan penyelidikan.

Tim buser yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Eriq Panca mengidentifikasi dan mengetahui pelaku pencurian. Petugas nyanggong di depan rumah pelaku.

Dia sudah tiga hari tidak pulang. Pada Kamis (3/11/2022) lalu, sekitar pukul 11.00 WIB pelaku langsung ditangkap di rumahnya.

Tersangka Ikbal S berusia 28 tahun diamankan di rumahnya di Desa Driyorejo Kecamatan Driyorejo.

"Tersangka kami amankan beserta barang bukti satu unit sepeda motor," terangnya, Senin (28/11/2022).

Sepeda motor milik korban, plat nomornya dilepas. Kedua spionnya di copot. Ikbal hanya bisa menyesali perbuatannya. Herry menututkan, tersangka Ikbal.S telah mendekam di penjara usai menjalani pemeriksaan di Polsek Driyorejo. Ikbal dijerat dengan Pasal 362 KHUP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Herry menambahkan, sepeda motor korban juga dikembalikan secara langsung di Mapolsek Driyorejo. Sepeda motor korban untuk di pinjam pakaikan.

"Mengingat korban sangat memerlukan sepeda motornya untuk bekerja sehari-hari. Namun, saat penyidik membutuhkan untuk proses selanjutnya, korban bersedia meminjamkan," pungkasnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved