Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Hasil Sidak Anggota DPRD Soal Perbaikan Ruas Jalan di Gresik Selatan, ini Catatan Pentingnya

Perbaikan ruas jalan di wilayah selatan Gresik menjadi perhatian DPRD Gresik. Ada tiga ruas jalan yang ditinjau langsung Komisi III DPRD Gresik

Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
PERBAIKAN RUAS JALAN - Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi (kanan) saat meninjau perbaikan ruas jalan di selatan Gresik, Jumat (29/8/2025). 

Poin Penting:

  • Proyek yang Ditinjau: DPRD Gresik memantau tiga proyek perbaikan jalan, yaitu peningkatan ruas jalan Morowudi-Benjeng, perbaikan ruas jalan Metatu-Balongpanggang, dan peningkatan jalan Cerme Lor-Punduttrate.
  • Catatan Penting dari DPRD: Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, menyoroti beberapa poin krusial. Pada proyek Morowudi-Benjeng, ia menekankan pentingnya penggunaan pasir yang sesuai dan penggalian yang bersih untuk mencegah jalan ambles di kemudian hari.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Perbaikan ruas jalan di wilayah selatan Gresik menjadi perhatian DPRD Gresik. Ada tiga ruas jalan yang ditinjau langsung Komisi III DPRD Gresik.

Mulai dari peningkatan ruas jalan Morowudi - Benjeng, perbaikan ruas jalan Metatu - Balongpanggang, dan peningkatan jalan Cerme Lor - Punduttrate.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi mengatakan, catatan peningkatan di ruas Jalan Morowudi- Benjeng. Ada beberapa catatan diantaranya pasir untuk bantalan U-Ditch. Perlu dewatering atau pengeringan lokasi yang mau dipasang U-Ditch.

"Bekas galian tanah harus dikeluarkan dari proyek dan diganti dengan sirtu yang baru agar dikemudian hari tidak terjadi amblas karena beban berat kendaraan," Hamdi, sapaan akrabnya, Jumat,(29/8/2025).

Baca juga: Pengusaha Asal Jatim Sebut Dolomit Dari Gresik dan Lamongan Berpotensi Jadi Aset Strategis Nasional

Nah, untuk peningkatan ruas Jalan Cerme Lor Punduttrate, proyek pekerjaan rigid beton dengan ketebalan 25 cm dan panjang sekitar 668 atau 700 meter sedang berlangsung.

Kemudian untuk lebar jalan direncanakan sekitar 6 meter, dilengkapi dengan pasangan tembok penahan tanah (TPT) serta tiang pembatas jalan.

Hamdi menyampaikan bahwa untuk progres jalan hingga Minggu ini progres pekerjaan telah mencapai 10 persen, melampaui target yang semula sekitar 6 persen.

“Ada beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian seperti pengawasan TPT agar kuat dan tidak ambrol, dan perapihan bekas galian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hamdi menjelaskan, selain itu, juga menekankan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mengingat lokasi proyek yang padat dilalui masyarakat. Kunjungan ini diikuti oleh seluruh anggota dan pimpinan Komisi III DPRD Gresik, serta pelaksana dan pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).

Baca juga: Belasan Dokter Muda Internsip Jalani Praktik di RS Wates Husada Gresik

“DPRD berharap seluruh pekerjaan jalan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di Kabupaten Gresik," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi III DPRD Gresik, Sulisno Irbansyah mengatakan, bahwa pengawasan oleh Dinas PUTR sudah cukup baik namun perlu ditingkatkan agar pelaksanaan proyek tepat sasaran dan selesai sesuai jadwal. Ia berharap hasil dari proyek-proyek ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Gresik.

“Kami lakukan pengawasan secara komprehensif bersama tim, dengan harapan ke depan kualitas dan ketepatan waktu proyek dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved