Berita Gresik

Taktik Busuk Pria di Gresik Lakukan Perbuatan Dosa ke Bocah 9 Tahun, Bermula dari Mancing

Bocah berusia sembilan tahun di Gresik menjadi korban asusila pria bejat. Simak kronologinya

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Tribunnews.com
Ilustrasi pencabulan anak di Gresik 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bocah berusia sembilan tahun di Gresik menjadi korban asusila pria bejat.

Saat ini Satreskrim Polres Gresik tengah mengusut kasus perbuatan bejat pelaku kepada korban berinisial AR.

Terhitung sejak enam bulan laporan, Unit Satreskrim Polres Gresik akhirnya melakukan gelar perkara.

Diketahui korban mengalami pelecegan seksual pada 30 April lalu, kemudian tanggal 23 Mei dilaporkan ke Polisi.

Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih mengaku sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi. Tiga kali mengirim surat panggilan kepada pelaku berinisial H yang masih berusia 19 tahun.


"Hari ini kami gelar perkara, kami cek, nanti hasilnya akan kami informasikan lebih lanjut," ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih, Senin (28/11/2022).

Diketahui, H sudah dua kali mangkir panggilan polisi.

Baca juga: Aksi Bejat Tukang Rongsok Tipu Bocah 9 Tahun hingga Hamil, Modus Beli Rokok, Tiduri Korban 3 Kali

Alasannya terduga pelaku bejat itu mengalami gangguan jiwa. Hepi menambahkan, untuk membuktikan kejiwaan terduga pelaku berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Sosial Gresik.

"Mohon waktu, nanti kami sampaikan perkembangannya," imbuhnya.

Sebelumnya, korban AR mengalami trauma akibat perbuatan bejat H Yang merupakan tetangganya.

AR masih duduk di bangku sekolah.

Peristiwa tanggal 30 April lalu membuat masa kecil korban hancur. Saat itu korban bersama dua temannya sedang mancing di tepi pantai, lalu dihampiri oleh H.

Korban yang masih polos diajak ke tempat sepi. Lalu korban melancarkan aksi bejat.

Orang tua korban, ST mengaku anaknya dalam kondisi trauma. Jika tidak menuruti nafsi bejat pelaku, anaknya terus diancam.

"Anak saya diancam akan diikat di pohon," ujarnya.

 

Informasi lengkap dan meanrik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved