Berita Blitar

Talud Sungai di Blitar Longsor, Satu Rumah Warga di Gedog Ikut Rusak, Dinding Retak dan Nyaris Roboh

Satu bangunan rumah milik warga RT 2 RW 10 Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, rusak akibat peristiwa longsor pada talud sungai di lok

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Kondisi dinding rumah warga Kelurahan Gedog, Kota Blitar, ikut retak akibat longsor pada bangunan talud sungai di lokasi, Senin (28/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satu bangunan rumah milik warga RT 2 RW 10 Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, rusak akibat peristiwa longsor pada talud sungai di lokasi, Senin (28/11/2022). 

Dinding rumah warga tersebut retak dan nyaris roboh bersamaan dengan kejadian longsor pada bangunan talud sungai. 

Sekarang, pemilik rumah, yaitu, Pitnadi bersama keluarga harus mengungsi ke rumah saudara karena khawatir terjadi longsor susulan di lokasi. 

"Mulai kemarin sore, keluarga Pak Pitnadi sudah mengungsi ke rumah saudaranya, karena khawatir terjadi longsor susulan," kata Suwarji, tetangga Pitandi. 

Suwarji mengatakan, peristiwa longsor pada bangunan talud mulai terjadi pada Minggu (27/11/2022) sore, ketika hujan deras. 

Bangunan talud sungai mulai terlihat ambrol meski belum parah. Lalu, pada Senin (28/11/2022) sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi longsor susulan lebih parah dan membuat dinding rumah warga ikut retak. 

Baca juga: Talud di Desa Gedog Blitar Longsor, Warga Sekitar Dibuat Was-was: Tak Bisa Tidur saat Hujan Deras

"Kemarin sore plengsengan (talud) sudah mulai longsor. Lalu dini hari tadi longsor lagi lebih parah. Dinding Rumah Pak Pitnadi ikut retak. Tapi orangnya sudah ngungsi ke rumah saudara," ujarnya. 

Posisi rumah Pitnadi memang paling ujung berdekatan dengan sungai di lokasi. Posisi pondasi rumah Pitnadi berada di atas bangunan talud. 

Saat bangunan talud longsor otomatis dinding rumah Pitnadi ikut ketarik. 

Menurut Suwarji, bangunan talud longsor karena tergerus air sungai. Sebelumnya, bangunan talud di seberang bangunan yang sekarang longsor juga longsor. 

Material longsoran menutup sebagian aliran sungai. Aliran sungai menjadi lebih sempit. Akibatnya, aliran sungai semakin deras dan menabrak bangunan talud di sebelah timur atau yang sekarang longsor. 

"Kami berharap segera ditangani, biar warga yang tinggal di sini merasa aman," kata Suwarji yang rumahnya juga berdekatan dengan lokasi longsor. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved