Berita Mojokerto

Pembunuhan Sadis Pemuda Pengurus IPNU Mojosari di Pacet-Cangar, Ada 15 Luka Tusuk, Termasuk Wajah

Ahmad Hasan Muntolip (26) Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Mojosari

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Taufik
Dua tersangka yang ngamuk di warkop saat digelandang petugas di Polresta Sidoarjo 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Ahmad Hasan Muntolip (26) Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Mojosari yang mayatnya dibuang di tepi jurang Jalan Raya Pacet-Cangar dibunuh secara sadis.

Mirisnya, korban merenggang nyawa ditangan tersangka Muhammad Nur Hidayatulloh alias Dayat (25) warga Dusun Tegalsari, Desa/ Kecamatan Puri tidak lain adalah teman sekolahnya yang dilatarbelakangi masalah utang-piutang.

Pembunuhan sadis ini terungkapnya dari hasil autopsi jenazah korban ada 15 luka tusuk di wajah, kepala dan tubuh korban.

"Lukanya total ada 15 luka tusukan, lima di muka, belakang kepala dan bagian dada serta punggung," ucap Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam, Selasa (29/11/2022).

Gondam menjelaskan tersangka Dayat secara kejam menusuk korban berkali-kali dengan menggunakan alat penyusunan besi beton eser ukuran 10 milimeter dibalut karet ban berbentuk Y (Alat Tambal Ban) yang sebelumnya sudah dipersiapkannya.

Baca juga: Sadisnya Pembunuhan Terhadap Pengurus IPNU Mojosari, Pelaku Bungkus Jenazah Korban Pakai Sarung

Serangan itu membuat korban tumbang hingga merenggang nyawa di toko tempat bekerjanya di Toko Jaya Gorden di Jalan Airlangga, Mojosari, pada Senin (21/11/2022) sekitar pukul 20.15 WIB.

"Penyebab kematian korban adalah benturan benda tumpul dibagian kepala yang menembus tenggorak sehingga mengakibatkan korban mati lemas," bebernya.

Setelah korban meninggal, tersangka Dayat memanggil dua tersangka lain yaitu kakaknya Muhammad Siro Juddin alias Udin (27) dan perempuan bernama Anis Anjarwati alias AJR (27) warga Kecamatan Puri, Mojokerto.

Kedua tersangka Udin dan Anis saat itu mengawasi situasi di depan toko saat tersangka Dayat melakukan pembunuhan itu.

"Saat itu kondisinya sepi korban seorang diri di toko lalu tersangka masuk melakukan pembunuhan dan dua lainnya mengawasi dari luar," ucap Gondam.

Masih kata Gondam, tersangka Udin masuk dan membantu membersihkan bercak darah korban yang menempel di lantai toko. Ia mengambil lima gorden, sarung dan tikar plastik serta diikat talia rafia untuk membunuh jasad korban.

Dia juga telah menyiapkan sarana mobil Honda Brio warna kuning 1879 N kendaraan rental dan mobil Mitsubshi Lancer warna putih B 1050 UP yang digunakan membuang mayat korban di Pacet-Cangar sekitar pukul 04.25 WIB.

"Mayat korban dalam kondisi sudah terbungkus itu lalu oleh ketiga tersangka dimasukkan ke dalam mobil Lancer di kursi belakang sebelah kanan dibuang ke lereng Jalan Raya Tanjakan AMD jurusan Pacet-Cangar Kabupaten Mojokerto," bebernya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved