Berita Lamongan

Teror Warga Lamongan, 2 Ekor Ular Sanca Berhasil Dievakuasi Petugas Damkar, Panjang sampai 2 Meter

Dua ekor ular berukuran besar yang sembunyi di atas atap kandang ayam dan rumah berhasil dievakuasi petugas Damkar

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Petugas Damkar Korwil Paciran berhasil mengevakuasi 2 ekor ular sanca dari atap rumah dan kandang ayam, Senin (28/11/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Dua ekor ular berukuran besar yang sembunyi di atas atap kandang ayam dan rumah berhasil dievakuasi petugas damkar,


Keberadaannya menghebohkan warga Kecamatan Paciran, Lamongan. Satu ekor ular pertama yang dievakuasi petugas adalah ular sanca, panjang sekitar 2 meter.

Ular inu ditemukan di kandang ayam milik Mulki Sulaiman (30) warga Desa Penanjan, Kecamatan Paciran.

"Dievakuasi dari kandang ayam milik warga pak Mulki Sulaiman," kata Kabid Damkar Satpol PP Lamongan Siswanto kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Menurut Siswanto, mulanya pemilik rumah tidak sadar jika ada ular sanca berada di kandang ayamnya. Mereka dikagetkan dengan ramainya ayam yang ada di kandangnya, tak seperti biasanya.

"Ayam di dalam tidak tenang, sepertinya terganggu. Ternyata ada ular," ujarnya.

Karena tidak berani melakukan evakuasi sendiri, pemilik rumah kemudian menghubungi petugas Damkar Korwil Paciran untuk mengevakuasi ular tersebut.

Empat orang petugas ke lokasi, dan hampir setengah jam baru berhasil dievakuasi.

"Kita melibatkan 4 petugas Damkar dari Korwil Paciran untuk mengevakuasinya, " ungkapnya.

Sementara ular kedua panjang lebih kurang 2,5 meter ditemukan di atap rumah Muttaqin (40) warga Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran.

Baca juga: Pagi Buta, Ular Piton Melilit di Pagar Bikin Resah Warga Tuban, Proses Evakuasi Tak Mudah

Petugas juga berhasil mengevakuasi ular tersebut. "Ular kedua juga dari jenis Sanca dengan ukuran sekitar 2,5 meter yang ada di atap rumah milik Muttaqin," ungkap Siswanto.

Menurut Siswanto, di wilayah Lamongan memang kerap ditemukan ular yang merambah ke pemukiman.

Di sekitar pemukiman tersebut tidak ada yang memelihara hewan melata ini sehingga dimungkinkan ular-ular yang ditemukan di pemukiman ini karena mereka keluar dari hutan untuk mencari makanan.

Siswanto meminta warga segera menghubungi petugas jika mendapati hewan-hewan yang mengancam nyawa manusia.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved