Berita Viral

Nasib Mayor Paspampres yang Tiduri Prajurit, Belum Dipecat Tapi Ditahan, Moeldoko: Gak Semena-mena

Pelaku adalah Mayor Infanteri berinisial BF. Ia merudapaksa perwira muda perempuan Divisi Infanteri 3/Kostrad Letda Caj (K) GER.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Arie Noer Rachmawati
Thinkstock
ILUSTRASI FOTO Tentara - Berita nasib Mayor Paspampres yang rudapaksa prajurit 

TRIBUNJATIM.COM - Terungkap nasib wakil komandan di salah satu detasemen Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang merudapaksa prajurit wanita kala mengawal KTT G20 di Bali.

Diketahui, pelaku adalah Mayor Infanteri berinisial BF.

Ia merudapaksa perwira muda perempuan Divisi Infanteri 3/Kostrad Letda Caj (K) GER.

Lantas, bagaimana kini ganjaran yang diterima BF?

Dilansir TribunJatim.com dari Kompas.com, dugaan pemerkosaan tersebut terjadi di Bali pada pertengahan November 2022.

Peristiwa ini pun telah dibenarkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Andika menyebut Mayor Infanteri BF telah diproses hukum akibat tindakan tersebut.

Andika mengatakan, akibat perbuatan tersebut, Mayor BF akan dipidanakan dan dipecat dari TNI.

"Kalau satu itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua, adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika setelah melepas Satgas Mantime Task Force TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/12/2022) sore.

Baca juga: SOSOK Perwira Paspampres yang Rudapaksa Prajurit saat KTT G20, Beranak Dua, Jenderal Andika: Pecat!

Terbaru, terungkap GF sudah ditahan di rutan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya, Jakarta Pusat.

BF juga sudah ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatannya itu.

"Oknum sudah jadi tersangka dan ditahan di Pomdam Jaya," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Kisdiyanto saat dimintai konfirmasi, Minggu (4/11/2022).

Kisdiyanto mengatakan, BF ditahan di Pomdam Jaya sejak kemarin, Sabtu (3/11/2022), hingga 20 hari ke depan.

"20 hari," ucapnya.

Baca juga: Puasnya Hotman Paris Penjarakan Pelaku Rudapaksa, Korban 13 Tahun Dapat Keadilan: Baju Orange

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved